Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Zdrink Naik Kelas Bersama LinkUMKM BRI, Minuman Cokelat Khas Lampung Kini Menjangkau Pasar Lebih Luas

M Firman Syah • Minggu, 31 Mei 2026 | 10:33 WIB
Dalam upaya mempercepat pertumbuhan usaha, Zdrink memanfaatkan berbagai program pemberdayaan yang disediakan BRI melalui LinkUMKM.
Dalam upaya mempercepat pertumbuhan usaha, Zdrink memanfaatkan berbagai program pemberdayaan yang disediakan BRI melalui LinkUMKM.

JAKARTA – Berawal dari lapak sederhana di depan sekolah dasar, kini Zdrink berhasil berkembang menjadi usaha minuman cokelat instan yang menjangkau pasar lebih luas melalui penjualan online, marketplace, hingga berbagai pameran UMKM.

Perjalanan usaha tersebut menjadi salah satu contoh nyata bagaimana pelaku UMKM dapat bertumbuh melalui pendampingan dan penguatan kapasitas usaha yang dihadirkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui platform LinkUMKM.

Didirikan pada 2022, Zdrink menghadirkan beragam minuman siap seduh dengan cita rasa yang digemari berbagai kalangan, seperti Chocolate, Cappuccino, Taro, Avocado, hingga Oreo.

Di antara berbagai pilihan tersebut, varian Chocolate dan Cappuccino menjadi favorit pelanggan. Keunggulan produk Zdrink terletak pada penggunaan kakao pilihan khas Lampung yang diolah menjadi minuman praktis dengan cita rasa premium.

Founder Zdrink Redi Noverindo mengungkapkan, ide bisnis tersebut lahir dari pengamatan sederhana terhadap kebiasaan anak-anak yang gemar membeli minuman di lingkungan sekolah.

“Awal mula usaha pada 10 Maret 2022 ketika saya sudah tidak bekerja lagi. Usaha ini berawal dari kebiasaan anak yang sering membeli minuman cokelat, stroberi, dan berbagai minuman lainnya di sekolah. Dari situ saya mulai berpikir untuk menjual minuman dengan varian rasa seperti cokelat, oreo, taro, avocado dan lainnya," ujarnya.

Redi melanjutkan, akhirnya terbentuklah Zdrink dengan lapak pertama di depan SD Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Seiring proses tersebut, Zdrink juga mulai memproduksi bubuk cokelat dalam kemasan yang kini dipasarkan secara online maupun offline.

Dalam upaya mempercepat pertumbuhan usaha, Zdrink memanfaatkan berbagai program pemberdayaan yang disediakan BRI melalui LinkUMKM. Melalui platform tersebut, pelaku usaha mendapatkan akses pelatihan, pendampingan bisnis, hingga pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif.

Salah satu program yang diikuti adalah BRIncubator. Menurut Redi, program tersebut memberikan banyak manfaat dalam memperluas jaringan pemasaran sekaligus meningkatkan kapasitas bisnis.

“Selama ini proses pelatihan seperti BRIncubator sangat membantu, terutama dalam pemasaran melalui event, bazar, maupun pemasaran online,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Zdrink juga memanfaatkan layanan digital BRI seperti QRIS BRI untuk mendukung transaksi yang lebih praktis, cepat, dan tercatat dengan baik. Dukungan tersebut membantu pelaku usaha menjalankan bisnis secara lebih profesional sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan.

Kini, produk Zdrink tidak hanya dipasarkan melalui gerai offline, tetapi juga aktif hadir di berbagai marketplace, bazar, serta pameran UMKM. Langkah tersebut membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi merek di tengah persaingan industri minuman siap seduh.

Hingga akhir April 2026, LinkUMKM telah dimanfaatkan lebih dari 16,46 juta pelaku usaha di seluruh Indonesia. Platform pemberdayaan digital ini menyediakan berbagai layanan terintegrasi mulai dari peningkatan kapasitas usaha, akses pasar, konsultasi bisnis, komunitas, etalase digital, hingga layanan legalitas usaha seperti pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB). Seluruh layanan tersebut didukung lebih dari 840 modul pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun manajerial pelaku UMKM.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, kisah Zdrink menjadi bukti bahwa usaha yang berawal dari ide sederhana dapat berkembang menjadi bisnis yang memiliki nilai tambah dan daya saing kuat apabila didukung dengan pembelajaran yang tepat.

“Zdrink menunjukkan bahwa ide sederhana dapat berkembang menjadi peluang usaha dengan karakter rasa yang kuat. Konsistensi dalam menjaga cita rasa cokelat serta kemampuan beradaptasi melalui pemasaran digital menjadi modal penting agar UMKM dapat terus berkembang di tengah persaingan pasar,"tuturnya.

Disamping itu, malalui LinkUMKM, BRI akan terus menghadirkan dukungan pembelajaran dan pendampingan agar semakin banyak pelaku UMKM yang mampu tumbuh dan memperluas usahanya secara berkelanjutan.

Editor : M Firman Syah
#BRI #BRImo #BRILian #BRILink #BRI Peduli