RADAR SURABAYA - Pakuwon Group terus berupaya menggenjot penjualan ditengah pasar properti yang semakin menantang. Kali ini raksasa properti Indonesia ini kembali menggelar pameran bertajuk Grand Living Festival 2026 tanggal 7-10 Mei bekerja sama dengan BCA.
Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, mengatakan, pihaknya masih optimistis pasar properti tetap akan bertumbuh.
Hanya saja perlu effort lebih keras. Prospek pasar properti masih positif, terutama dari kalangan pembeli rumah end-user.
Baca Juga: Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,96 Persen pada Triwulan I 2026, Tertinggi di Pulau Jawa
Mayoritas pasar properti saat ini masih ditopang kebutuhan riil masyarakat sehingga tetap memiliki daya tahan di tengah tantangan ekonomi global, termasuk kenaikan suku bunga dan inflasi.
“Saat ini waktu yang tepat untuk membeli. End-user memiliki peluang mendapatkan harga terbaik sebelum terjadi penyesuaian akibat kenaikan harga bahan bangunan,” ujar Sutandi, Kamis (7/5).
Dijelaskan, saat ini segmen rumah menengah atas dengan kisaran harga Rp 2,5 miliar hingga Rp 15 miliar masih menjadi penyumbang terbesar penjualan perusahaan dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Gandeng BCA, Pakuwon Group Kembali Rilis Cluster Premium, Belvedere Tahap II
Sementara itu, pasar rumah di bawah Rp 2 miliar mulai mengalami perlambatan seiring tekanan terhadap daya beli kelas menengah.
Sebab itu, pihaknya masih mempertahankan harga lama selama pameran berlangsung meskipun biaya konstruksi terus meningkat.
“Sebentar lagi harga properti akan naik untuk menyesuaikan kenaikan biaya-biaya. Kami memberikan kesempatan bagi konsumen untuk memperoleh harga existing sebelum ada penyesuaian pada proyek-proyek berikutnya,” katanya.
Baca Juga: Bongkar Sindikat Joki UTBK, Polrestabes Surabaya Tahan 14 Tersangka, Satu Tender Seharga Rp 700 Juta
General Manager Pakuwon Group, Liliani Harsono, menambahkan, dalam pameran kali ini, Pakuwon menghadirkan berbagai produk properti, mulai rumah tapak siap huni, apartemen premium dengan fasilitas bintang lima, hingga ruko dan ruang kantor.
Saat ini perusahaan memiliki sekitar 170 unit rumah siap huni atau ready stock dan 650 unit apartemen siap jual yang tersebar di wilayah Surabaya Barat, Surabaya Timur, dan Surabaya Pusat. Selama pameran, pihaknya menargetkan transaksi sebesar Rp 200 miliar.
“Dalam event kali ini, kami kembali bekerjasama dengan BCA dengan penawaran bunga KPR dan KPA yang sangat menarik. Kami optimis, target transaksi akan tercapai seperti sebelumnya,” ungkap Liliani.
Sementara itu, Vice President of Consumer Loan BCA, Meliani Tjondro, mengatakan, Pakuwon Group merupakan salah satu mitra kerja utama BCA.
Sebab itu, pihaknya menawarkan program suku bunga promo mulai 2,9 persen dengan tenor hingga 20 tahun.
Baca Juga: Surabaya Mantapkan Diri Sebagai Kota Ramah Anak Lewat Standar Nasional Ruang Bermain
Selain itu, konsumen juga mendapatkan berbagai promo seperti bebas biaya BPHTB, biaya KPR, uang muka mulai 5 persen dan program bunga berjenjang. Pengunjung juga berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik selama pameran, mulai logam mulia hingga mobil Brio.
“Kami optimis, tahun ini penyerapan KPR akan tetap bertumbuh meskipun harus lebih hati-hati. Hingga April 2026 semuanya masih bagus. Masih ada growth dari tahun lalu. Kerjasama dengan Pakuwon Group merupakan upaya untuk mendongkrak KPR ditengah situasi yang semakin challenging ini,” tutup Meliani. (fix)
Editor : Nurista Purnamasari