Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

UMKM Susu Kambing Ras Farm Tumbuh Pesat Berkat Dukungan KUR BRI

M Firman Syah • Kamis, 16 April 2026 | 21:37 WIB
Ras Farm Sukoharjo I di Pringsewu, Lampung, milik Dwi Nurhaeni yang berhasil berkembang dari skala rumahan menjadi peternakan dengan ratusan kambing perah.
Ras Farm Sukoharjo I di Pringsewu, Lampung, milik Dwi Nurhaeni yang berhasil berkembang dari skala rumahan menjadi peternakan dengan ratusan kambing perah.

Lampung – Dukungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus mendorong pertumbuhan UMKM di berbagai daerah. Salah satunya terlihat pada Ras Farm Sukoharjo I di Pringsewu, Lampung, milik Dwi Nurhaeni yang berhasil berkembang dari skala rumahan menjadi peternakan dengan ratusan kambing perah.

Perjalanan usaha ini berawal dari pengalaman pribadi. Dari situ, Dwi mulai memanfaatkan susu kambing dan menjadikannya sebagai titik awal lahirnya produk dengan merek RasMilk.

“Awalnya saya memerah dari satu ekor kambing yang baru melahirkan, lalu saya mulai rutin memerah susunya. Ternyata, banyak orang di sekitar yang tertarik dan mulai membeli,” jelasnya.

Melihat potensi pasar, Dwi mulai mengembangkan usaha secara lebih serius dengan memanfaatkan akses pembiayaan KUR BRI. Dukungan tersebut memungkinkan peningkatan kapasitas produksi melalui penambahan jumlah ternak.

Dari semula hanya satu ekor, jumlah kambing perah terus bertambah menjadi tiga ekor, hingga kini mencapai sekitar 100 ekor.

“Permintaan terus meningkat, sehingga kami terus menambah kapasitas produksi,” ujarnya.

Seiring pertumbuhan usaha, tantangan baru muncul pada sisi pemasaran. Produksi susu segar yang meningkat belum sepenuhnya diimbangi dengan daya serap pasar.

Menjawab hal tersebut, Dwi melakukan inovasi dengan mengolah susu kambing menjadi produk susu bubuk yang memiliki daya simpan lebih lama sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Inovasi tersebut diperkuat melalui diversifikasi produk dengan menghadirkan berbagai varian rasa seperti stroberi, melon, jahe, hingga moka, yang disesuaikan dengan preferensi konsumen sekaligus meningkatkan nilai tambah.

Tidak hanya fokus pada bisnis, Ras Farm juga memberikan dampak sosial melalui pemberdayaan masyarakat sekitar. Warga dilibatkan dalam proses produksi, termasuk pelatihan memerah susu kambing, sehingga membuka peluang ekonomi baru di lingkungan setempat.

Dalam pengembangannya, Dwi menegaskan bahwa dukungan pembiayaan dari BRI menjadi faktor kunci dalam memperluas skala usaha, mulai dari pembangunan kandang hingga peningkatan populasi ternak.

Berkat konsistensi dan inovasi, Ras Farm juga berhasil meraih prestasi di tingkat nasional, memperkuat posisinya sebagai UMKM unggulan di sektor peternakan.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan kisah Ras Farm menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara ketekunan pelaku usaha dan dukungan pembiayaan mampu mendorong UMKM naik kelas serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“BRI secara konsisten berperan dalam memperkuat sektor UMKM melalui penyaluran KUR. Sebagai penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI berkomitmen untuk terus mendukung agenda pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata dia.

Sebagai informasi, hingga akhir Februari 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp31,42 triliun atau setara 17,46% dari total alokasi KUR tahun 2026 sebesar Rp180 triliun yang ditetapkan pemerintah. Penyaluran tersebut telah menjangkau lebih dari 643 ribu debitur UMKM di seluruh Indonesia.

Editor : M Firman Syah
#BRI #BRImo #BRILian #BRILink #PNM