Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

LinkUMKM BRI Dorong Pengusaha Perempuan Naik Kelas, JJC Rumah Jahit Berhasil Kembangkan Fesyen Wastra Eksklusif

Cak Fir • Sabtu, 4 April 2026 | 18:55 WIB
Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring.
Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring.

 

Jakarta – Tren fesyen berbasis wastra Nusantara mendorong pelaku usaha perempuan menghadirkan produk yang tidak hanya mengedepankan estetika, tetapi juga nilai budaya dan eksklusivitas. Fenomena ini tercermin pada JJC Rumah Jahit, usaha fesyen asal Jakarta Utara yang mengembangkan desain modern berbasis kain tenun.

JJC Rumah Jahit menghadirkan produk fesyen dengan memadukan kain tenun polos, tenun perca, serta bordir bermotif budaya Jakarta dan Nusantara. Salah satu produk unggulan yang diminati pasar adalah outer kombinasi tenun dan bordir yang dirancang fleksibel, mulai dari tampilan kasual hingga semi formal. Setiap koleksi diproduksi terbatas, maksimal 12 potong per desain, untuk menjaga nilai eksklusivitas di mata pelanggan.

Selain itu, JJC Rumah Jahit juga menyediakan layanan kustom yang memungkinkan produk disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi konsumen. Layanan ini dirancang untuk mendukung mobilitas perempuan modern, sejalan dengan konsep “For Women on the Move”.

Pemilik JJC Rumah Jahit Jihan Astriningtrias menuturkan bahwa usaha tersebut berawal dari inisiatif sederhana yang kemudian berkembang menjadi bisnis berkelanjutan.

“JJC Rumah Jahit tidak dibangun di atas sebuah mimpi yang besar. Justru, ketika itu, bunda kami mendirikan butik rumahan ini pada tahun 2003 dengan berlandaskan asa kecilnya, untuk tetap berkarya dan berdaya walau hanya dari rumah. Namun ajaibnya, asa kecil inilah yang membuat kami berani memupuk dan membangun cita-cita besar untuk dapat mengembangkan JJC Rumah Jahit secara kontinu di masa mendatang,” ujarnya.

Seiring proses rebranding pada 2023, JJC Rumah Jahit memperkuat identitas desain kontemporer sekaligus memperluas jangkauan pasar melalui berbagai kanal, mulai dari gerai luring, marketplace, social commerce, hingga partisipasi dalam pameran dan kerja sama B2B. Optimalisasi kanal digital juga menjadi strategi utama dalam mendukung promosi dan penjualan.

Dalam operasional bisnis, JJC Rumah Jahit memanfaatkan layanan perbankan BRI, termasuk QRIS, untuk mendukung transaksi yang lebih praktis dan efisien. Di sisi lain, Jihan juga aktif meningkatkan kapasitas usaha melalui platform LinkUMKM BRI sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan bisnis.

“Saya merupakan anggota binaan Rumah BUMN BRI yang telah memberikan banyak bimbingan dan akses informasi untuk pengembangan usaha saya, termasuk melalui platform LinkUMKM BRI. Dengan adanya LinkUMKM, saya tidak lagi mengalami kebingungan dalam menghadapi kendala maupun merencanakan ekspansi usaha, karena tersedia berbagai modul pembelajaran dan coaching clinic yang membantu UMKM bertumbuh serta mengambil keputusan bisnis secara lebih terarah,” jelas Jihan.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring. Platform ini mendukung peningkatan kapasitas, perluasan pasar, hingga percepatan proses naik kelas bagi pelaku usaha. LinkUMKM menghadirkan enam fitur utama yang terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, serta registrasi NIB, yang diperkuat lebih dari 750 modul pembelajaran untuk meningkatkan soft skill dan hard skill pelaku usaha.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan  LinkUMKM merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM secara terstruktur dan berkelanjutan, termasuk dalam mendorong peran pengusaha perempuan.

“Pengalaman JJC Rumah Jahit mencerminkan bagaimana pelaku usaha perempuan dapat berkembang lebih terarah melalui pemanfaatan LinkUMKM sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan BRI. Platform ini tidak hanya menyediakan akses pembelajaran, tetapi juga memperkuat kapabilitas usaha dan mendorong perluasan pasar secara berkelanjutan. Ke depan, BRI akan terus mengoptimalkan LinkUMKM untuk menciptakan lebih banyak UMKM yang naik kelas, sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.

Editor : M Firman Syah
#BRI #BRImo #BRILian #BRILink