RADAR SURABAYA - PT Pegadaian mencatat kenaikan nilai pinjaman gadai masyarakat menjelang Lebaran 2026, seiring meningkatnya kebutuhan dana selama periode Ramadan dan Lebaran.
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha mengatakan, rata-rata nilai pinjaman meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
Baca Juga: Ini Dia Strategi BI Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Ekonomi Global
“Jika sebelumnya berada di kisaran Rp 10 juta hingga Rp 100 juta, selama Ramadan dan menjelang Lebaran tahun ini meningkat menjadi Rp 15 juta hingga Rp 120 juta,” katanya.
Ia menjelaskan, kenaikan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya harga kebutuhan pokok serta nilai barang jaminan seperti emas yang turut mengalami kenaikan.
“Hal ini berdampak pada peningkatan rata-rata nilai pinjaman masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: KEK Mandalika Perkuat Daya Tarik Investasi, Iming-Iming Ini yang Ditawarkan ke Investor
Di sisi lain, penyaluran pinjaman gadai tercatat relatif stabil.
Sepanjang Ramadan, Pegadaian menyalurkan pinjaman rata-rata Rp 237 miliar per hari atau tumbuh sekitar 6 persen dari awal hingga akhir bulan, meski sempat terjadi koreksi harian yang tidak signifikan.
Adapun barang yang paling banyak digadaikan masih didominasi emas, baik perhiasan maupun batangan.
Baca Juga: Kabar Duka, Penulis Buku-Buku Religi Produktif Agus Mustofa Tutup Usia
Namun demikian, terdapat peningkatan pada barang jaminan lain seperti kendaraan dan elektronik.
Adapun jenis barang yang digadaikan masih didominasi emas, meskipun ada peningkatan pada kendaraan dan elektronik.
Dari sisi nasabah, jumlahnya juga tercatat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Ferdian mengatakan, jumlah nasabah meningkat sekitar 5 persen jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun lalu.
Baca Juga: Jelang Perayaan Semana Santa 2026 di Larantuka, Flores, NTT, Ribuan Peziarah Mulai Berdatangan
Untuk mengantisipasi kebutuhan dana masyarakat selama mudik, Pegadaian menyiapkan kapasitas pendanaan sejak awal tahun.
“Kami juga mengoptimalkan layanan melalui agen, point of sales, serta aplikasi digital agar masyarakat tetap dapat mengakses pinjaman secara cepat, mudah, dan aman selama libur Lebaran,” ujarnya. (tan/opi)
Editor : Nofilawati Anisa