Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

KEK Mandalika Perkuat Daya Tarik Investasi, Iming-Iming Ini yang Ditawarkan ke Investor

Nofilawati Anisa • Senin, 30 Maret 2026 | 16:32 WIB
ELOK: KEK Mandalika tidak sekadar menawarkan insentif, tetapi juga menghadirkan ekosistem investasi yang siap dijalankan. (SIT)
ELOK: KEK Mandalika tidak sekadar menawarkan insentif, tetapi juga menghadirkan ekosistem investasi yang siap dijalankan. (SIT)

RADAR SURABAYA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menghadirkan berbagai insentif fiskal yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi serta kepastian bagi investor. 

Fasilitas yang ditawarkan antara lain tax holiday untuk kegiatan usaha utama, serta skema pengurangan pajak setelah masa insentif berakhir.

Baca Juga: Kabar Duka, Penulis Buku-Buku Religi Produktif Agus Mustofa Tutup Usia

Selain itu, tersedia pula tax allowance berupa pengurangan penghasilan kena pajak dari nilai investasi, percepatan depresiasi dan amortisasi, hingga pengaturan tarif pajak dividen bagi investor asing. 

Kemudahan juga diberikan pada sektor perpajakan tidak langsung.

Investor mendapatkan fasilitas pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas impor barang modal dan barang kena pajak tertentu, pembebasan bea masuk, hingga pembebasan pajak penjualan atas barang mewah untuk properti di kawasan KEK.

Baca Juga: Jelang  Perayaan Semana Santa 2026 di Larantuka, Flores, NTT, Ribuan Peziarah Mulai Berdatangan

Direktur Komersial dan Marketing ITDC, Febrina Mediana mengatakan, KEK Mandalika tidak sekadar menawarkan insentif, tetapi juga menghadirkan ekosistem investasi yang siap dijalankan.

“Kami membangun KEK Mandalika sebagai investment-ready ecosystem, di mana insentif fiskal yang kompetitif berpadu dengan kesiapan infrastruktur, kepastian regulasi, serta demand yang terus bertumbuh,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Senin (30/3).

"Hal ini memberikan confidence bagi investor untuk masuk lebih cepat, lebih efisien, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan di Kawasan,” sambungnya.

Baca Juga: Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Catat 132 Ribu Penumpang Saat Mudik dan Balik Lebaran, Balikpapan Tertinggi

Tak hanya dari sisi fiskal, KEK Mandalika juga menyediakan berbagai kemudahan non-fiskal guna mempercepat realisasi investasi. 

Di antaranya adalah pelayanan perizinan terpadu satu pintu, kemudahan pengurusan tenaga kerja asing, serta kepastian hukum melalui hak atas tanah yang bankable dengan jangka waktu hingga 80 tahun.

Febrina menjelaskan, pengembangan kawasan dilakukan berdasarkan masterplan terintegrasi yang terbagi dalam sejumlah zona strategis, seperti Circuit District, Kuta District, serta area pengembangan berbasis lifestyle and leisure.

Sejumlah kawasan unggulan pun ditawarkan kepada investor, di antaranya Golf Resort Community seluas 298 hektare, Tanjung Aan Premium Serenity District seluas 146 hektare yang difokuskan untuk pengembangan hotel berstandar internasional.

Baca Juga: Dokter dan Tenaga Kesehatan Sudah Terpapar, Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Campak

“Ada juga Eastern Adventure District seluas sekitar 164 hektare yang membuka peluang investasi di sektor hospitality, hiburan, dan destinasi gaya hidup,” ujarnya.

Dalam proses pengembangannya, Febrina menyebut jika KEK Mandalika juga mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan dengan menyediakan sekitar 30 persen ruang terbuka hijau, termasuk kawasan mangrove seluas 45 hektare di sisi timur.

Dari sisi performa, KEK Mandalika menunjukkan daya tarik pasar yang kuat. 

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series: Herdman Rotasi, Paes Cadangan?

Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan tercatat lebih dari 1,4 juta orang dengan tingkat okupansi rata-rata sekitar 55 persen.

Bahkan, tingkat hunian melonjak hingga 90 persen–100 persen saat penyelenggaraan MotoGP, menunjukkan tingginya minat wisatawan domestik maupun internasional.

Berbagai event internasional seperti GT World Challenge Asia dan Asia Road Racing Championship (ARRC), yang didukung oleh keberadaan Sirkuit Mandalika sebagai katalis utama, semakin mengukuhkan posisi kawasan ini sebagai destinasi sportstainment tourism kelas dunia.

Baca Juga: Personel TNI di UNIFIL Gugur Akibat Serangan Israel, Indonesia Desak Segera Investigasi

Kegiatan tersebut juga memberikan multiplier effect yang signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kawasan. 

“Dengan dukungan kebijakan pemerintah, kesiapan infrastruktur, serta pertumbuhan pariwisata yang konsisten, KEK Mandalika kian menegaskan perannya sebagai Indonesia’s Premier Sportstainment Destination,” pungkas Febrina. (nis/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#penjualan #Barang #Investasi #Mandalika #modal #Percepatan #pajak #fiskal #kek #Investor #pembebasan #impor