Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Peringati Earth Hour, Pertamina Patra  Niaga Lakukan Aksi Nyata Hemat Energi

Nofilawati Anisa • Senin, 30 Maret 2026 | 10:53 WIB
PADAMKAN LAMPU SATU JAM: Perkantoran di wilayah operasi kilang di lingkungan Pertamina Patra Niaga melakukan aksi nyata hemat energi untuk peringati Earth Hour. (ETI)
PADAMKAN LAMPU SATU JAM: Perkantoran di wilayah operasi kilang di lingkungan Pertamina Patra Niaga melakukan aksi nyata hemat energi untuk peringati Earth Hour. (ETI)

RADAR SURABAYA - PT Pertamina Patra Niaga berkontribusi dalam aksi Earth Hour tahun 2026 di seluruh wilayah operasi kilang. 

Kegiatan dilakukan melalui pemadaman lampu secara serentak di komplek perumahan kilang dan perkantoran selama satu jam pada pukul 20.30 - 21.30 waktu setempat pada Sabtu (28/3).

Baca Juga: Diplomasi RI Berbuah Hasil, Iran Beri Sinyal Positif Kapal Pertamina Melintas Selat Hormuz

Kegiatan dilakukan di seluruh wilayah operasi kilang mulai dari Kilang Dumai, Kilang Plaju, Kilang Cilacap, Kilang Balikpapan, Kilang Balongan hingga Kilang Kasim. 

Kegiatan Earth Hour sendiri merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh World Wide Fund for Nature (WWF).

"Pertamina Patra Niaga khususnya di lingkungan kilang telah melaksanakan kegiatan Earth Hour sejak beberapa tahun yang lalu. Tujuannya adalah untuk terus mengingatkan pentingnya perilaku hemat energi baik pekerja, mitra kerja dan keluarga," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, Senin (30/3).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Dorong Industri Lokal Naik Kelas dan Job Fair untuk Atasi Pengangguran

Para pekerja Pertamina Patra Niaga bersama dengan masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati Earth Hour sebagai bentuk kepedulian terhadap perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. 

Kegiatan global ini dilakukan dengan mematikan lampu dan perangkat listrik yang tidak diperlukan selama satu jam, sebagai simbol komitmen dalam menghemat energi dan melindungi bumi.

"Earth Hour yang diperingati setiap tahun menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup berkelanjutan," kata Roberth.

Baca Juga: Desa BRILiaN Tompobulu, Model Pengembangan Ekonomi Desa yang Adaptif dan Berdaya Saing

Roberth mengatakan Earth Hour bukan sekadar mematikan lampu selama satu jam, tetapi merupakan pengingat bahwa perubahan kecil dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten. 

"Penghematan energi, pengurangan emisi karbon, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi tujuan utama dari gerakan ini," jelas Roberth.

Aksi yang dilakukan Pertamina Patra Niaga juga kata Roberth, diharapkan dapat menjadi contoh nyata untuk mengajak masyarakat untuk tidak hanya berpartisipasi selama satu jam, tetapi juga menerapkan kebiasaan hemat energi dalam kehidupan sehari-hari. 

"Langkah sederhana seperti mematikan lampu saat tidak digunakan, menggunakan peralatan hemat energi, serta bijak menggunakan energi dapat membantu menjaga kelestarian bumi," ujar Roberth.

Baca Juga: Harga Emas Hari Senin 30 Maret Stabil, UBS–Antam–Galeri24 Tak Bergerak!

Roberth menyampaikan bahwa kegiatan pemadaman listrik yang dilakukan selama satu jam tersebut di seluruh wilayah kilang menghemat listrik lebih kurang 9 MW, menghilangkan emisi CO2 sekitar 6 ton CO2 Eq dan menghemat pemakaian setara BBM lebih dari dua ribu liter.

"Peringatan Earth Hour ini hanyalah simbolisasi. Namun yang terpenting, perilaku hemat energi harus menjadi budaya kita sehari-hari, dan harus dimulai sedini mungkin. Ayo kita jaga lingkungan kita. Lingkungan nyaman, kita pun ikut nyaman," ujar Roberth.

Roberth juga menjelaskan bahwa aktivasi Earth Hour Pertamina Patra Niaga ini sebagai langkah kampanye hemat energi dengan menggunakan energi secukupnya dalam kewajaran. 

Baca Juga: Sopir Mengantuk, Taksi Listrik Terperosok di Saluran Air Jalan Ahmad Yani Surabaya

"Kami juga mengapresiasi masyarakat yang sudah melakukan upaya hemat energi dan menggunakan energi secara wajar serta tidak panic buying," pungkas Roberth. (ara/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#pemadaman #perangkat #kilang minyak #lampu #momentum #Patra Niaga #kantor #listrik #satu jam tanpa lampu #perumahan #Pertamina