Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Inni Dawet Jaga Kuliner Tradisional di Tengah Tren Minuman Kekinian, Manfaatkan LinkUMKM BRI untuk Terus Berkembang

Cak Fir • Minggu, 29 Maret 2026 | 19:07 WIB
Inni Dawet usaha yang berangkat dari keinginan sederhana untuk menjaga eksistensi minuman tradisional di tengah perubahan tren pasar yang cepat.
Inni Dawet usaha yang berangkat dari keinginan sederhana untuk menjaga eksistensi minuman tradisional di tengah perubahan tren pasar yang cepat.

 Jakarta – Di tengah maraknya kuliner kekinian, Inni Dawet dari Jakarta Timur tetap konsisten menghadirkan es dawet sebagai produk utama yang dikemas secara lebih modern, tanpa meninggalkan cita rasa autentik.

Menggunakan santan segar dan gula merah asli, produk ini dikemas secara praktis dengan sentuhan variasi topping, sehingga tetap relevan dan diminati, termasuk oleh konsumen generasi muda.

Pemilik Inni Dawet, Rilla Kusuma Dewi, menuturkan bahwa usaha tersebut berangkat dari keinginan sederhana untuk menjaga eksistensi minuman tradisional di tengah perubahan tren pasar yang cepat.

“Usaha UMKM Inni Dawet berdiri sejak tahun 2019. Ide awal usaha ini muncul dari keinginan untuk menghadirkan minuman tradisional yang segar, terjangkau, dan tetap diminati oleh semua kalangan, terutama di tengah banyaknya minuman kekinian," ujarnya.

Produk utama yang dijual adalah es dawet, yang dipilih karena memiliki cita rasa khas Indonesia dan memiliki potensi pasar yang luas. Pada awal menjalankan usaha, penjualan dilakukan secara sederhana dengan peralatan terbatas dan pemasaran dari mulut ke mulut.

Dalam perjalanannya, Inni Dawet menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan modal hingga ketatnya persaingan di industri minuman. Namun, konsistensi dalam menjaga kualitas rasa, pelayanan yang ramah, serta inovasi pada produk dan kemasan menjadi kunci bertahannya usaha ini. Strategi pemasaran pun terus diperluas melalui keikutsertaan dalam berbagai pameran, event, hingga pengembangan skema business-to-business (B2B).

Upaya penguatan kapasitas usaha dilakukan melalui berbagai pelatihan yang difasilitasi Rumah BUMN. Dari proses tersebut, Rilla mengenal LinkUMKM BRI sebagai ekosistem pembelajaran yang mendukung pengembangan usaha secara lebih terarah.

Dalam operasionalnya, Inni Dawet juga telah memanfaatkan layanan perbankan BRI seperti QRIS BRI dan rekening usaha, guna mendukung transaksi yang lebih praktis serta pencatatan keuangan yang lebih tertib.

“Sejauh ini, LinkUMKM sangat membantu dalam pengembangan usaha Inni Dawet, terutama melalui pelatihan dan materi edukasi yang diberikan. Beberapa hal yang paling terasa manfaatnya adalah pemahaman tentang strategi pemasaran digital, pengemasan produk, serta pengelolaan keuangan usaha" paparnya.

Setelah mengikuti pendampingan dan mulai menerapkan ilmu yang didapat, usaha Inni Dawet mengalami peningkatan dalam hal jumlah pesanan dan jangkauan pasar. Promosi melalui media sosial menjadi lebih terarah, sehingga produk lebih dikenal oleh pelanggan baru. Selain itu, usaha juga mulai meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan yang terus bertambah.

BRI melalui platform LinkUMKM terus memperkuat perannya dalam menghadirkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Hingga akhir 2025, platform ini telah dimanfaatkan oleh 14,98 juta UMKM sebagai sarana peningkatan kapasitas usaha secara daring, mulai dari penguatan kompetensi hingga perluasan akses pasar.

LinkUMKM menghadirkan enam fitur utama yang terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB, serta didukung lebih dari 750 modul pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill pelaku usaha.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa LinkUMKM merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pelaku usaha agar adaptif terhadap dinamika pasar.

Melalui LinkUMKM, BRI berkomitmen menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang mampu membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnisnya secara lebih terarah.

Salah satu contohnya adalah Inni Dawet yang memanfaatkan ekosistem ini dalam mengembangkan usahanya melalui pembelajaran dan pendampingan yang berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, kami berharap UMKM dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian nasional,” ungkapnya.

Editor : M Firman Syah
#BRI #BRImo #BRILink #BBRI