Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Person of The Year Piala Dunia U-17 Selebriti Sidoarjo Sport Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Cuaca Jadi Penghambat Harga Cabai Rawit Merah Sulit Turun

Nofilawati Anisa • 2026-03-29 09:28:09
MASIH MAHAL: Penyebab kenaikan harga cabai rawit merah karena faktor cuaca. Kondisi cuaca menghambat proses panen cabai di tingkat petani. (IST)
MASIH MAHAL: Penyebab kenaikan harga cabai rawit merah karena faktor cuaca. Kondisi cuaca menghambat proses panen cabai di tingkat petani. (IST)

RADAR SURABAYA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan, penyebab kenaikan harga cabai rawit merah karena faktor cuaca. Kondisi cuaca menghambat proses panen cabai di tingkat petani.

Budi mengatakan, pemerintah telah berkomunikasi dengan asosiasi petani untuk mengidentifikasi akar permasalahan itu. 

Baca Juga: Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru

Hasilnya menunjukkan curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir menjadi kendala utama dalam proses panen.

"Ya jadi problemnya kami sudah komunikasi dengan asosiasi petaninya, problemnya memang cuaca, jadi salah satunya memanennya itu kan tidak bisa terus, artinya ketika hujan berhari-hari kan pasti nggak bisa memanen. Itu memang yang cabai, cabai rawit merah,” ungkapnya usai peninjauan di Pasar Minggu, Sabtu (28/3).

Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut hanya terjadi pada komoditas cabai rawit merah. 

Untuk jenis cabai lainnya, situasi harga dan pasokan masih dalam kondisi normal.

Baca Juga: Perarakan Palma Warnai Awal Pekan Suci Umat Kristiani di Surabaya

Ia mencontohkan, harga cabai merah keriting panjang masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). 

Dengan HET sebesar Rp 55.000 per kilogram, komoditas tersebut saat ini dijual sekitar Rp 50.000 per kilogram. 

"Artinya, harga masih stabil dan dalam kondisi baik. Jadi secara umum tidak ada masalah, hanya cabai rawit merah yang terdampak,” ujar dia.

Baca Juga: Pakar Umsura Sebut Kebijakan WFH untuk Hemat Energi, Perlu Pedoman Pembelajaran Daring yang Jelas

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan Budi Santoso melakukan inspeksi langsung ke Pasar Minggu untuk memantau kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok setelah perayaan Idulfitri.

Pria yang akrab disapa Zulhas ini menyampaikan bahwa secara umum stok pangan masih melimpah dan dalam kondisi aman. 

Ia menyebutkan bahwa berbagai komoditas utama seperti beras, ayam, telur, dan sayur-sayuran tersedia dalam jumlah cukup di pasaran.

Baca Juga: Surabaya Jadi Pangkalan Militer, Banyak Fasilitas Pertahanan Dibangun untuk Melawan Musuh

"Persediaan banyak, beras banyak, ayam stoknya banyak, telur banyak, sayur-sayuran banyak, walaupun mungkin pedagang belum 100 persen ya, mungkin sudah 60-70 persen yang buka," ujarnya.

Terkait harga, Zulkifli Hasan menjelaskan, terjadi variasi di sejumlah komoditas. Beberapa harga mengalami penurunan, sementara yang lain sedikit mengalami kenaikan. 

Harga telur dilaporkan relatif stabil, sedangkan harga ayam mengalami kenaikan tipis.

Baca Juga: Trafik Data saat Lebaran Melonjak Tajam, Ini Dia Kota di Jawa Timur yang Catat Lonjakan Tertinggi

Untuk komoditas cabai, terdapat perbedaan mencolok. Cabai merah keriting mengalami penurunan harga, sementara cabai rawit merah sempat menembus kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 110 ribu per kilogram. 

"Cabai merah disebut cabai setan ya, saking mahalnya naik dia, karena pedas katanya, itu naik harganya," ujarnya. "Cabai merah, iya yang kecil yang segini, itu yang paling mahal, iya itu tadi Rp 100-an (Rp 100.000-an) harganya," imbuhnya.

Sementara itu, harga cabai lainnya tercatat sekitar Rp 50.000 per kilogram di pasar. 

Baca Juga: Perindo Jatim Dorong Gubernur Buka Program Magang Siswa saat Liburan

Pemerintah, lanjut Zulkifli Hasan, akan terus melakukan pemantauan harga dan distribusi pangan secara rutin. 

Ia juga berencana melakukan kunjungan ke sejumlah daerah lain seperti Lampung dan Jawa Tengah dalam waktu dekat guna memastikan stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga di berbagai wilayah Indonesia. (uta/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#turun #cabai keriting #menteri perdagangan #panen #harga #budi santoso #pasar #cabai merah #cuaca