Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BeeFam’s Kembangkan Usaha Madu Trigona di Jakarta Barat melalui LinkUMKM BRI

Muhammad Firman Syah • Selasa, 24 Maret 2026 | 07:16 WIB
Produk BeeFam’s dipasarkan melalui berbagai kanal, mulai dari gerai offline, jaringan reseller, marketplace, social commerce, penjualan B2B, hingga partisipasi dalam pameran dan event.
Produk BeeFam’s dipasarkan melalui berbagai kanal, mulai dari gerai offline, jaringan reseller, marketplace, social commerce, penjualan B2B, hingga partisipasi dalam pameran dan event.

 

BeeFam’s Perkuat Pengembangan Usaha Madu Trigona di Jakarta Barat melalui Ekosistem LinkUMKM BRI

Jakarta – Komitmen pelaku usaha mikro dalam mengembangkan produk berbasis potensi alam terus menunjukkan tren positif. Salah satunya ditunjukkan Bee Family Healthy atau BeeFam’s, usaha madu trigona yang berdiri sejak 2018 di Jakarta Barat. Produk madu trigona dan bee polen trigona menjadi andalan karena memiliki karakter rasa yang khas, yakni sedikit asam, sekaligus menawarkan manfaat kesehatan alami yang semakin diminati masyarakat.

Founder BeeFam’s, Risky, menuturkan bahwa awal mula usahanya tidak terlepas dari pengalaman kemanusiaan saat menjadi relawan pada peristiwa Gempa Lombok 2018. Momentum tersebut membuka perspektif baru mengenai potensi madu trigona sebagai sumber energi alami dalam kondisi keterbatasan.

“Pada tahun 2018, saat terjadi Gempa Lombok 2018, saya terlibat sebagai relawan membantu para penyintas. Di tengah keterbatasan makanan dan obat-obatan, madu trigona menjadi salah satu sumber energi alami untuk menjaga stamina dan membantu pemulihan tubuh,” ujarnya.

Seiring berkembangnya usaha, BeeFam’s terus memperluas kanal pemasaran melalui pendekatan omnichannel. Penjualan dilakukan melalui gerai offline, jaringan reseller, marketplace, social commerce, hingga kerja sama B2B serta partisipasi dalam berbagai pameran dan event. Strategi ini mendorong jangkauan pasar BeeFam’s meluas, tidak hanya di wilayah lokal, tetapi juga menjangkau konsumen antar kota hingga antar pulau.

Dalam proses penguatan kapasitas usaha, BeeFam’s turut memanfaatkan platform LinkUMKM BRI sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan jejaring bisnis. Kehadiran ekosistem digital tersebut dinilai membantu pelaku usaha memperoleh akses terhadap materi edukasi, pelatihan, serta peluang kolaborasi lintas daerah.

“BeeFam’s mengenal LinkUMKM BRI dari media digital dan komunitas UMKM. Kami melihat banyak materi edukasi dan peluang jejaring yang membantu usaha kami terus belajar, berkembang, dan memperluas pasar,” ungkapnya.

Dari sisi operasional, BeeFam’s juga memanfaatkan berbagai layanan perbankan BRI, seperti QRIS BRI untuk pembayaran nontunai, layanan transaksi harian, pembiayaan usaha, serta produk tabungan. Implementasi sistem pembayaran digital dinilai mampu meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus membantu pencatatan keuangan usaha menjadi lebih tertib dan terstruktur.

Hingga akhir 2025, platform LinkUMKM telah dimanfaatkan lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM di Indonesia sebagai sarana pendampingan usaha berbasis digital. Platform ini menghadirkan enam fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB. Selain itu, tersedia lebih dari 750 modul pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku usaha secara berkelanjutan.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan penguatan kapasitas UMKM perlu dilakukan melalui pendekatan pembelajaran yang relevan dan adaptif agar pelaku usaha mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperluas akses pasar.

“LinkUMKM membuka kesempatan pelaku usaha mengikuti pelatihan sesuai kebutuhan bisnis. Kami mendorong UMKM memanfaatkan ekosistem pembelajaran dan pendampingan agar usaha lebih terarah dan adaptif,” pungkasnya.

 

Editor : M Firman Syah
#BRI #BRImo #BRILink