RADAR SURABAYA – Pemerintah terus memperluas program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WtE) di Indonesia.
Melalui PT Danantara Investment Management (DIM), Danantara Indonesia membuka pendaftaran baru bagi perusahaan yang berminat untuk menjadi calon mitra dalam pengembangan proyek PSEL tersebut.
Baca Juga: Arsenal Menggila! Hajar Leverkusen 2-0, Lolos Perempat Final Liga Champions
Pembukaan kali ini merupakan gelombang pendaftaran kedua, setelah proses seleksi mitra pada gelombang pertama di wilayah Bekasi, Denpasar Raya, Bogor Raya, serta Yogyakarta.
Director of Investment DIM Fadli Rahman mengatakan pembukaan kembali Daftar Penyedia Terverifikasi (DPT) dilakukan untuk meningkatkan pilihan teknologi dan memperluas pendanaan dari berbagai negara, serta semakin memperkuat investasi di dalam negeri.
“Pembukaan pendaftaran baru ini merupakan bagian dari upaya Danantara dalam memperluas partisipasi perusahaan nasional maupun global dalam pengembangan infrastruktur pengolahan sampah modern di Indonesia, yang sebelumnya telah menarik minat berbagai perusahaan dan investor internasional demi bersama-sama bergerak menyelesaikan isu darurat sampah nasional," ujar Fadli, Selasa (17/3).
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya, Rabu 18 Maret 2026: Siang Terik, Sore Hingga Malam Hujan Meningkat
Program tersebut merupakan bagian dari implementasi kerangka regulasi nasional dalam pengelolaan sampah, termasuk Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mengatur pengolahan sampah perkotaan menjadi energi melalui teknologi ramah lingkungan.
Melalui proses itu, Danantara membuka kesempatan bagi badan usaha nasional maupun internasional yang memiliki pengalaman, kapasitas, dan kapabilitas dalam pengembangan proyek PSEL untuk mengikuti proses pembentukan DPT yang berfungsi sebagai daftar prakualifikasi bagi perusahaan yang memenuhi kriteria untuk berpartisipasi.
"Perusahaan yang masuk dalam DPT akan menjadi bagian dari kelompok calon mitra, yang berpotensi dilibatkan dalam pengembangan proyek PSEL di Indonesia pada tahap selanjutnya," ujar Fadli.
Baca Juga: Leo/Bagas Perkasa! Dua Ganda Putra Indonesia Lolos ke 16 Besar Orleans Masters 2026
Fadli menjelaskan, inisiatif itu merupakan bagian dari komitmen Danantara dalam mendukung agenda penanganan darurat sampah nasional sekaligus pengembangan energi hijau yang berkelanjutan.
Dengan pendekatan investasi strategis dan proses seleksi yang profesional, Danantara berupaya memastikan proyek Waste-to-Energy dapat berjalan dengan teknologi yang tepat, tata kelola yang baik, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Pembukaan DPT ini juga diharapkan dapat semakin memperluas minat investor dan mitra teknologi global untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah termutakhir di Indonesia," ujar Fadli.
Adapun, proses pendaftaran dan informasi lebih lanjut mengenai persyaratan serta tahapan seleksi dapat diakses melalui laman resmi Danantara Indonesia.
Baca Juga: Tips Aman dan Nyaman Berbuka Puasa di Jalan Saat Mudik
Ke depan, Fadli memastikan Danantara akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, investor, pelaku industri, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat implementasi solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. (ara/opi)
Editor : Nofilawati Anisa