Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

LPS dan OJK Tingkatkan Literasi Keuangan, Sambangi Panti Asuhan di Surabaya

Nofilawati Anisa • Minggu, 15 Maret 2026 | 09:24 WIB
SIMAK: Mewakili OJK, Anugerah Rakhman menyampaikan fungsi dan tugas Otoritas Jasa Keuangan di kegiatan “Gebyar Amal Ramadan” yang dihelat di PA Al Muniroh Surabaya.
SIMAK: Mewakili OJK, Anugerah Rakhman menyampaikan fungsi dan tugas Otoritas Jasa Keuangan di kegiatan “Gebyar Amal Ramadan” yang dihelat di PA Al Muniroh Surabaya.

RADAR SURABAYA - Literasi keuangan pelajar SD dan SMP di Indonesia masih perlu ditingkatkan. 

Menurut survei pada tahun 2020, tingkat literasi keuangan pelajar SD dan SMP masih relatif rendah. 

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran Lewat Sebaran 5.0 di Surabaya

Pelajar SD hanya sekitar 30 persen yang memiliki pemahaman dasar tentang keuangan, seperti mengenal uang dan konsep tabungan. 

Sedangkan pelajar SMP sekitar 50 persen memiliki pemahaman dasar tentang keuangan, seperti mengenal uang, tabungan, dan investasi sederhana.

Di bulan Ramadan 1447 H tahun 2026 ini, di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja, Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis Surabaya (KWEBS) tetap menggelar kegiatan “Gebyar Amal Ramadan” memberikan santunan ke tiga panti asuhan di Kota Surabaya. 

Baca Juga: KPK Ungkap 23 dari 47 SKPD Setor Uang Pemerasan untuk Bupati Cilacap

Yakni Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Jalan Gemol IC, Panti Asuhan Al Muniroh Jl. Pakis Tirtosari XV, dan Panti Asuhan Al Ikhsan Jl Simo Sidomulyo Patemon. 

Dalam kegiatan kali ini dikemas dalam program “Berbagi dan Literasi”, memadukan acara berbagi seperti biasa kepada 100 anak di tiga panti asuhan sekaligus edukasi literasi keuangan. 

Bantuan yang diberikan berupa hampers buat anak panti asuhan, uang saku, sembako dan uang untuk panti asuhan. 
  
Guna merealisasikan kegiatan tersebut, KWEB mendapatkan dukungan dari sejumlah korporasi dan instansi seperti Bank Jatim, PLN (YBM PLN), Sinergi Gula Nusantara (SGN), Kino, Pertamina, Kalbe Farma, Telkomsel, Bogasari, PGN (gaskita), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Otoritas Jasa keuangan (OJK), Eiger. 

Baca Juga: Jika Iran Melemah karena Perang dengan Israel-Amerika Serikat, Justru Akan Merugikan Negara-Negara Arab

Rhein Valleno, Plt. Divisi Kehumasan LPS mengatakan tahun ini dapat berkumpul kembali merajut silaturahim dan menggalang amal kebaikan di panti asuhan Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah, Panti Asuhan Al Muniroh dan Al Ikhsan. 

Momentum ini untuk memperkuat tali silaturahmi sesama manusia dan menjadi penyempurna dari seluruh rangkaian ibadah kita di bulan suci Ramadhan. 

“Acara kali ini mendapatkan dukungan penuh dari LPS, lembaga yang bertugas melakukan penjaminan simpanan masyarakat Indonesia di bank ketika bank tersebut dicabut izin usahanya atau dengan bahasa mudahnya disebut bangkrut, sesuai amanat UU LPS yaitu UU No.24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan, dan UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK),” kata Rhein, Sabtu (14/3).

Baca Juga: Manchester City Tersandung di Kandang West Ham, Arsenal Kian Dekat Juara Liga Inggris

Anugerah Rakhman perwakilan dari OJK menambahkan kegiatan Safari Ramadan KWEBS 1447 Hijriah menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial sekaligus meningkatkan kesadaran literasi keuangan di tengah masyarakat. 

“Dalam suasana Ramadan penuh berkah, kegiatan seperti buka bersama, santunan anak yatim, serta edukasi keuangan diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya secara spiritual, tetapi juga secara pengetahuan bagi para penerima manfaat. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahim antara komunitas, mitra kerja, dan masyarakat yang membutuhkan,” kata Rakhman.

Ia menambahkan upaya menghadirkan edukasi keuangan dalam kegiatan sosial ini sejalan dengan semangat OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. 

Baca Juga: Waspada di Era AI, Penipuan Digital dan Disinformasi, Literasi Jadi Kunci

Melalui program Gerak Syariah 2026, OJK terus mendorong masyarakat agar lebih memahami pengelolaan keuangan yang sehat, bijak dalam menggunakan layanan keuangan khususnya Syariah, serta mampu merencanakan masa depan secara yang lebih baik. 

“Edukasi sederhana yang diberikan kepada anak-anak panti asuhan diharapkan dapat menjadi langkah awal menanamkan kesadaran finansial sejak dini,” lanjutnya.

Dengan menggabungkan kegiatan sosial, keagamaan, dan literasi keuangan, acara ini tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu, tetapi juga mendukung gerakan nasional literasi keuangan yang dicanangkan OJK. 

Baca Juga: Sahur Run, Tren Lari Tengah Malam yang Semarakkan Ramadan

Sinergi antara komunitas, media, dan lembaga keuangan diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, sehingga tercipta masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya secara ekonomi.

Rudianto Pangaribuan, Public Relation PT Indofood Tbk Divisi Bogasari mengatakan Bogasari sangat mengapresiasi kegiatan KWEBS dengan kegiatan sosial menyantuni anak anak yatim piatu di bulan ramadan, salah satu bentuk nyata kemanusiaan, bogasari berterima kasih karena bisa ikut andil dalam kegiatan yang bemanfaat ini

Imam Mawardi, Ketua Panti Asuhan Al Muniroh mengaku senang dengan konsep yang dilakukan KWEBS yakni berbagi dan literasi. 

Tidak hanya menyerahkan bantuan kepada anak-anak panti dan pengurus panti asuhan, melainkan juga ada tambahan ilmu tentang keuangan.

Baca Juga: Max Dowman Cetak Sejarah! Wonderkid 16 Tahun Bawa Arsenal Menang dan Pecahkan Rekor Premier League

“Meski anak-anak panti belum punya rekening, sangat perlu tahu tentang keuangan untuk bekal nanti. Anak-anak senang karena penyampaiannya lewat games, ringan tapi mengena buat anak-anak,” ujar Mawardi. (opi)

  

 

Editor : Nofilawati Anisa
#otoritas jasa keuangan (ojk) #Kota Surabaya #keuangan #sd dan smp #pelajar #LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) #Panti Asuhan #Literasi