Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif, Sustainable Loans BRI Tembus Rp811,9 Triliun hingga Desember 2025

Muhammad Firman Syah • Selasa, 10 Maret 2026 | 13:07 WIB

Photo
Photo

Jakarta – Di tengah meningkatnya kesadaran global terhadap pentingnya transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif, pembiayaan berkelanjutan menjadi instrumen penting untuk mendorong pertumbuhan yang ramah lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan sosial.

Sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya melalui penyaluran pembiayaan yang berorientasi pada keberlanjutan (sustainability), mencakup pembiayaan UMKM dan sektor ramah lingkungan di berbagai wilayah.

Komitmen tersebut tercermin dari portofolio bisnis BRI yang berfokus pada kegiatan berdampak sosial dan lingkungan. Hingga Desember 2025, portofolio sustainable loans BRI tercatat mencapai Rp811,9 triliun atau setara 60,5 persen dari total portofolio pinjaman perseroan.

Portofolio tersebut terdiri dari social loans sebesar Rp718,7 triliun yang disalurkan untuk pembiayaan mikro, pembiayaan UMKM, serta pembiayaan perumahan bersubsidi. Penyaluran pembiayaan tersebut bertujuan memperluas akses layanan keuangan, mendorong pemerataan kesempatan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, portofolio green loans BRI tercatat sebesar Rp93,2 triliun yang disalurkan pada berbagai proyek berwawasan lingkungan. Di antaranya meliputi pembiayaan energi terbarukan, efisiensi energi, pencegahan dan pengendalian polusi, pengelolaan lahan berkelanjutan, transportasi hijau, eco-efficient product, green building, serta berbagai proyek lain yang mendukung transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif.

Dari sisi pendanaan, BRI juga aktif mengembangkan Sustainable Wholesale Funding yang hingga akhir Desember 2025 tercatat mencapai Rp45,6 triliun. Langkah ini sekaligus memperkuat dukungan perseroan terhadap agenda pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya dalam upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan sosial.

Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyampaikan bahwa prinsip keberlanjutan telah terintegrasi dalam arah strategis jangka panjang BRI sebagai fondasi penguatan model bisnis yang resilien. Pendekatan tersebut memastikan pertumbuhan perusahaan tetap sejalan dengan agenda transisi menuju ekonomi rendah karbon sekaligus memperluas inklusi keuangan.

“Pendekatan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan di BRI tidak hanya berorientasi pada pemenuhan regulasi, tetapi telah menjadi bagian integral dari strategi pertumbuhan bank. Integrasi tersebut memperkuat ketahanan bisnis, memperluas akses pembiayaan yang bertanggung jawab, serta memberikan nilai tambah sosial dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Komitmen BRI dalam menjalankan praktik keberlanjutan juga mendapat pengakuan dari lembaga pemeringkat ESG internasional. Perseroan memperoleh skor 74 dari 100 pada Corporate Sustainability Assessment (CSA) 2025 yang dirilis S&P Global dan tercatat sebagai Sustainability Yearbook Member selama empat tahun berturut-turut pada periode 2023–2026. Selain itu, Sustainalytics menempatkan BRI pada kategori Low ESG Risk, sementara MSCI memberikan peringkat A.

Editor : M Firman Syah