Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kadin Surabaya Gandeng Comasia Ltd, Siap Buka Pasar Halal Thailand Lewat Mega Halal Expo Bangkok

Nofilawati Anisa • Kamis, 12 Februari 2026 | 22:26 WIB
SERIUS: Seminar sekaligus sosialisasi Mega Halal Bangkok 2026 di Graha Kadin Surabaya, Kamis (12/2).
SERIUS: Seminar sekaligus sosialisasi Mega Halal Bangkok 2026 di Graha Kadin Surabaya, Kamis (12/2).

RADAR SURABAYA – Mega Halal Bangkok 2026 menjadi momentum strategis bagi pelaku usaha ekspor Indonesia, termasuk dari Jawa Timur, untuk memperluas pasar dan memperkuat posisi di industri halal global.

Untuk itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya resmi menggandeng Comasia Limited untuk menyosialisasikan ajang Mega Halal Bangkok 2026 kepada para pelaku usaha ekspor di Jawa Timur.

Acara sosialisasi yang berlangsung di Hall Lt 3 Graha Kadin Surabaya, Kamis (12/2), ini dihadiri oleh lebih dari 100 eksportir anggota Kadin, serta perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jatim.

Seminar talkshow yang dikemas dalam format diskusi interaktif ini menghadirkan deretan pembicara internasional.

Dato Mohamad Shukri Abdullah, Founder Mihas Expo dan pemilik Shapers Sdn. Bhd, berbagi strategi penetrasi pasar halal ASEAN.

Turut hadir Peter Cheung, Direktur Comasia Ltd, serta Agi Widiawan selaku perwakilan Comasia di Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kadin Kota Surabaya, Medy Prakoso mengatakan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas pangsa pasar produk halal asal Surabaya di kancah internasional.

“Thailand bukan sekadar destinasi ekspor, melainkan pintu gerbang menuju pasar global. Melalui Mega Halal Expo Bangkok, produk unggulan Surabaya akan bersanding dengan merek-merek dunia. Ini momentum emas yang tidak boleh dilewatkan,” ujar Medy.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung dinamis. Para peserta antusias menggali informasi seputar skema kemitraan, standar sertifikasi halal internasional, hingga potensi buyer meeting di Bangkok.

Mega Halal Bangkok 2026 direncanakan menjadi salah satu pameran halal terbesar di Asia Tenggara.

Kadin Kota Surabaya memastikan akan terus mendampingi para pelaku usaha dalam proses persiapan hingga pendampingan teknis selama pameran berlangsung.

Lebih jauh Medy menjelaskan, kegiatan strategis ini dirancang untuk memperkenalkan ajang pameran halal berskala internasional tersebut kepada ekosistem industri halal di Jawa Timur.

“Sekaligus mendorong pelaku usaha Jawa Timur berpartisipasi sebagai exhibitor dan memperluas akses pasar global,” sambungnya.

Mega Halal Bangkok 2026 akan diselenggarakan untuk kedua kalinya pada 15–17 Juli 2026 di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), pusat konvensi prestisius yang terletak di jantung kota Bangkok, Thailand.

Posisi strategis lokasi tersebut dinilai menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat Bangkok selama ini dikenal sebagai salah satu hub perdagangan dan pariwisata utama di kawasan Asia Tenggara.

Peter Cheung, Direktur Comasia Ltd mengatakan, Mega Halal Bangkok 2026 dirancang untuk mengoptimalkan keunggulan kompetitif Thailand, mulai dari logistik, infrastruktur pariwisata, hingga basis produk halal yang terus berkembang.

“Mega Halal Bangkok 2026 bisa menjadi pengungkit pertumbuhan ekspor berkelanjutan dan peningkatan investasi bagi UMKM,” ujarnya.

Saat ini di Thailand terdapat lebih dari 160.000 produk bersertifikat halal, 3.500 lebih restoran halal, 27 penerbangan langsung harian dari Timur Tengah, serta lebih dari 300 hotel premium ramah muslim.

Infrastruktur tersebut menjadikan Bangkok sebagai salah satu gerbang strategis menuju pasar 2 miliar konsumen muslim dunia.

“Mega Halal Bangkok 2026 akan menjadi jembatan strategis bagi produk Indonesia untuk menembus pasar lintas negara dan memasuki pasar muslim Asia yang mencapai 1,17 miliar jiwa. Kami memproyeksikan lebih dari 400 exhibitor serta 15.000 pengunjung internasional pada penyelenggaraan mendatang,” ungkapnya.

Dato Mohamad Shukri Abdullah, Founder Mihas Expo menambahkan bahwa Thailand memiliki kombinasi sumber daya, infrastruktur, dan dukungan institusional untuk menjadi “Halal Kitchen of the World.”

“Kolaborasi lintas negara akan mempercepat standardisasi, konektivitas komersial, serta kesiapan ekspor ribuan UMKM,” ujarnya. (nis/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Eksportir #Pangsa Pasar #thailand #fashion muslim #Mega Halal Bangkok 2026 #Jawa Timur #industri halal #Kadin Kota Surabaya #produk halal #medy prakoso