Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Berkat Pendampingan BRI, UMKM Bumbu Kemasan Iswara Food Terus Berkembang

Muhammad Firman Syah • Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:28 WIB
Perjalanan Iswara Food semakin menunjukkan perkembangan positif ketika Dewi bergabung dalam program pelatihan BRIncubator dari Rumah BUMN BRI Solo.
Perjalanan Iswara Food semakin menunjukkan perkembangan positif ketika Dewi bergabung dalam program pelatihan BRIncubator dari Rumah BUMN BRI Solo.

Solo – Perjalanan hidup tidak selalu berjalan mulus. Namun, dari setiap ujian sering kali lahir kekuatan baru. Itulah yang dialami Dewi Aminah, perempuan asal Solo yang kini dikenal sebagai pemilik Iswara Food, produsen bumbu dan tepung bumbu kemasan yang dirintis dari rumah dan tumbuh berkat ketekunan serta pendampingan usaha.

Bagi Dewi, membangun Iswara Food bukan sekadar menjalankan bisnis, melainkan proses menemukan kembali jati dirinya sebagai ibu, perempuan, dan tulang punggung keluarga. Sebelum terjun ke usaha bumbu kemasan, ia mengelola usaha batik di Pasar Klewer sejak awal pernikahan. Usaha tersebut menjadi penopang utama ekonomi keluarga hingga musibah besar datang.

Awalnya ia menjalankan usaha batik sejak awal menikah hingga anak ketiganya lahir. Saat itu, usaha batik tergolong menjanjikan dan menjadi sumber penghidupan utama keluarga. Namun, kebakaran besar yang melanda Pasar Klewer membuat seluruh usaha tersebut habis tak tersisa, memaksanya kembali memulai hidup dari titik nol.

Ujian belum berhenti di situ. Pada tahun 2000, anak ketiganya lahir dengan kondisi autis dan hiperaktif. Kondisi tersebut mendorong Dewi untuk lebih memperhatikan asupan makanan sang anak. Meski sebelumnya tidak terbiasa memasak, ia mulai belajar menyiapkan makanan sehat sesuai kebutuhan khusus, yang perlahan membawanya mengenal dunia bumbu dan olahan tepung.

Dari proses belajar tersebut, Dewi mulai mengembangkan produk bumbu kemasan dengan konsep berbeda. Ia mengolah tepung mokaf menjadi berbagai produk, seperti tepung ayam krispi dan tepung tempe mendoan, yang praktis dan ramah bagi keluarga. Dari dapur rumah, Iswara Food pun mulai tumbuh.

Perkembangan signifikan terjadi ketika Dewi bergabung dalam program pelatihan BRIncubator yang difasilitasi Rumah BUMN BRI Solo. Melalui program ini, ia mendapatkan pendampingan intensif yang membuka wawasan baru dalam mengelola dan mengembangkan usaha.

Selama mengikuti pelatihan, Dewi belajar pemasaran yang lebih tepat sasaran melalui media sosial, membuka toko daring hanya dari ponsel, meningkatkan kualitas produksi, serta memperbaiki kemasan produk. Kesempatan tersebut juga membawanya memperkenalkan produk Iswara Food ke pasar yang lebih luas melalui keikutsertaan dalam BRI Expo pada 2024.

Pendampingan yang diterima tidak hanya berdampak pada pertumbuhan bisnisnya, tetapi juga menumbuhkan semangat berbagi. Dewi kini aktif memberdayakan ibu-ibu di sekitarnya, terutama mereka yang ingin memulai usaha rumahan dengan modal terbatas. Ia memberikan pelatihan, pendampingan rutin, hingga membantu proses legalitas usaha seperti pengurusan PIRT dan sertifikasi halal.

Melalui pendekatan tersebut, sejumlah ibu rumah tangga, ibu dari anak yatim, hingga istri warga binaan kini mulai memiliki usaha mandiri. Bagi Dewi, kunci utama berusaha adalah niat dan keberanian untuk memulai, karena peluang bisa lahir dari rumah sekalipun.

Dalam kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa program BRIncubator merupakan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM binaan Rumah BUMN yang telah lolos proses kurasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar lebih siap bersaing dan berkelanjutan.

BRIncubator menjadi salah satu wujud komitmen BRI dalam mendorong UMKM agar naik kelas melalui peningkatan literasi, digitalisasi usaha, serta kemudahan akses pembiayaan dan pasar. Pendampingan berkelanjutan diharapkan mampu menciptakan UMKM yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga memiliki daya saing dan nilai tambah di pasar.

Editor : M Firman Syah
#BRI #BRIIncubator #BUMN #BBRI