Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok, BRILink Agen di Banyuasin Permudah Transaksi Masyarakat

Muhammad Firman Syah • Senin, 5 Januari 2026 | 11:55 WIB
Beragam transaksi dilayani agen BriLink mulai dari pembayaran listrik, pembelian token, pengiriman uang, hingga pembayaran cicilan.
Beragam transaksi dilayani agen BriLink mulai dari pembayaran listrik, pembelian token, pengiriman uang, hingga pembayaran cicilan.

Banyuasin – PT (Persero) Tbk terus memperluas akses layanan keuangan hingga ke wilayah pedesaan melalui penguatan jaringan BRILink Agen. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menghadirkan layanan perbankan yang inklusif dan mudah dijangkau masyarakat, termasuk di daerah terpencil.

Salah satu agen yang aktif melayani kebutuhan transaksi warga pedesaan adalah Toko Shafa yang dikelola Tashadi di Desa Telang Karya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Sejak bergabung sebagai BRILink Agen pada 2019, Tashadi melihat langsung dampak kehadiran layanan perbankan di tengah masyarakat desanya.

Sebelum adanya BRILink Agen, warga harus menempuh perjalanan cukup jauh dengan menyeberangi Sungai Musi untuk mencapai unit BRI terdekat. Jarak, waktu, dan biaya transportasi menjadi tantangan tersendiri. Kini, berbagai transaksi perbankan dapat dilakukan lebih dekat, cepat, dan efisien di lingkungan desa.

Keberadaan BRILink Agen tersebut mendorong perubahan signifikan dalam pola transaksi masyarakat. Akses layanan perbankan menjadi lebih praktis dan fleksibel, sekaligus mengurangi beban biaya dan waktu bagi warga.

“Tanggapan masyarakat sangat positif. Dengan adanya BRILink Agen, warga tidak perlu menyeberang sungai sehingga biaya bisa diminimalisir. Tidak ada antrean, dan pelayanan tetap tersedia di hari libur. Ini membuat masyarakat merasa sangat terbantu,” ujar Tashadi.

Dalam kesehariannya, Tashadi membuka layanan BRILink Agen mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB. Beragam transaksi dilayani, mulai dari pembayaran listrik, pembelian token, pengiriman uang, hingga pembayaran cicilan. Ia juga kerap menjadi penghubung warga dengan Mantri BRI di unit kerja terdekat apabila terdapat kebutuhan pembiayaan.

Sebagai pelaku usaha yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Tashadi menilai kehadiran layanan keuangan yang mudah diakses memberikan dampak nyata bagi kebutuhan keluarga dan aktivitas ekonomi desa.

“Banyak warga yang perlu mengirim uang ke keluarga yang sekolah di luar kota. Sekarang tidak perlu jauh-jauh, cukup datang ke sini. Layanan jadi lebih dekat dan bisa diakses kapan saja,” ungkapnya.

Selain mengelola BRILink Agen, Tashadi juga menjalankan usaha lain seperti bertani, menjual LPG 3 kilogram, serta menyediakan produk herbal. Berbagai aktivitas tersebut menjadi sumber penghidupan keluarga sekaligus mendukung perputaran ekonomi desa. Ia juga aktif dalam paguyuban BRILink Agen sebagai wadah berbagi pengalaman antaragen.

Secara terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa perluasan BRILink Agen merupakan wujud penerapan konsep sharing economy di sektor keuangan, dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra dalam menyediakan layanan finansial.

“Agen tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga memperkuat konektivitas ekonomi di tingkat lokal. Ke depan, BRI akan terus memperkuat peran BRILink Agen sebagai simpul layanan finansial berbasis komunitas yang mendorong percepatan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Hingga akhir November 2025, BRI telah memiliki sekitar 1,2 juta BRILink Agen yang tersebar di seluruh Indonesia, menjangkau 66.587 desa atau lebih dari 80 persen total desa di Tanah Air. Melalui model kemitraan ini, BRILink Agen telah memfasilitasi sekitar 1 miliar transaksi finansial dengan total volume mencapai Rp1.592 triliun, menegaskan perannya dalam memperluas akses layanan keuangan formal bagi masyarakat.

 

Editor : M Firman Syah
#BRI #transaksi #BRILink #BBRI