Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BRI Ambil Peran Nyata dalam Upaya Pemulihan Pascabencana Melalui Pembangunan Huntara

Muhammad Firman Syah • Jumat, 2 Januari 2026 | 09:11 WIB

Percepat pemulihan paska bencana, BRI Dukung Pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara).
Percepat pemulihan paska bencana, BRI Dukung Pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara).

Aceh Tamiang – Upaya pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra terus dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, sebagai bagian dari Danantara Indonesia, turut ambil peran dalam pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Program ini berada dalam payung BUMN Peduli dan ditujukan untuk memastikan masyarakat terdampak segera memperoleh hunian sementara yang layak dan aman.

Dukungan BRI bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) diwujudkan melalui pembiayaan serta pemenuhan kebutuhan logistik guna menunjang percepatan pembangunan. Huntara dirancang sebagai hunian transisi untuk menjaga keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi warga sembari menunggu pembangunan hunian permanen.

Pembangunan Huntara dimulai pada 24 Desember 2025 dan menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 600 unit ditargetkan untuk diserahkan kepada Pemerintah Daerah pada 8 Januari 2026, sebelum selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak. Program ini akan berlanjut dengan target pembangunan hingga 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan.

Seluruh unit Huntara dibangun sesuai standar kelayakan hunian darurat, mencakup struktur yang aman, akses air bersih, sanitasi memadai, pasokan listrik, serta dukungan layanan kesehatan. Kawasan hunian juga dilengkapi fasilitas umum seperti klinik, taman bermain, serta akses internet dan listrik tanpa biaya untuk menunjang aktivitas sosial masyarakat.

Saat meninjau lokasi pembangunan di Aceh Tamiang pada 1 Januari 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa negara harus bergerak cepat untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana. “Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian. Semua pihak telah bekerja dengan gemilang dan cepat,” ujarnya.

Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan Huntara tidak lepas dari sinergi lintas pihak, khususnya peran aktif BUMN dalam eksekusi di lapangan.

“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya,” jelas Rosan.

Menurutnya, Huntara bukan sekadar solusi jangka pendek, melainkan bagian dari tahapan pemulihan yang lebih menyeluruh. “Huntara ini menjadi jembatan penting menuju fase hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, kualitas dan keberlanjutan tetap menjadi perhatian utama,” tambahnya.

Pembangunan tahap pertama Huntara merupakan hasil kolaborasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia dan program BUMN Peduli. PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menyediakan lahan, sementara tujuh BUMN Karya terlibat dalam konstruksi dengan sistem percepatan dan modular, dipimpin oleh PT Hutama Karya (Persero) sebagai koordinator lapangan. Dukungan infrastruktur dasar diperkuat oleh PLN yang memastikan pasokan listrik, serta Telkom Indonesia yang menghadirkan konektivitas komunikasi di kawasan Huntara.

Di sisi pembiayaan dan logistik, Himbara melalui Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI mengerahkan sumber daya untuk memastikan proses pembangunan berjalan berkelanjutan.

Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyoroti disiplin eksekusi dan intensitas kerja BUMN dalam mengejar target waktu yang ketat. “BUMN bekerja dengan intensitas tinggi, mulai dari percepatan konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu secara simultan agar target dapat tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa keterlibatan BRI dalam pembangunan Huntara merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perseroan dalam mendukung pemulihan pascabencana. “Sebagai bagian dari Danantara, BRI turut memberikan dukungan nyata guna mempercepat pemulihan dan rehabilitasi masyarakat di wilayah terdampak,” jelasnya.

Kawasan Huntara juga dilengkapi sarana pendukung seperti toilet, fasilitas sanitasi, serta fasilitas ibadah untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat. “Huntara memiliki fungsi penting sebagai tempat tinggal transisi yang aman, layak, dan manusiawi. Melalui kontribusi ini, BRI berharap dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal sambil menunggu pembangunan hunian permanen,” tambah Dhanny.

Sebelumnya, BRI Group telah melaksanakan 40 aksi tanggap darurat di berbagai wilayah Sumatra dengan dukungan 10 posko bencana. Bantuan yang disalurkan meliputi paket makanan siap santap, sembako, survival kit, hunian sementara, tenda, kasur, selimut, hingga dukungan air bersih, obat-obatan, dan peralatan kebersihan. Program tersebut telah menjangkau lebih dari 100 ribu jiwa penerima manfaat.

Selain itu, posko-posko bencana BRI juga menyediakan layanan kesehatan dasar, dapur umum, distribusi logistik, serta program trauma healing anak yang dilaksanakan secara rutin bekerja sama dengan mitra komunitas. Kehadiran posko ini diharapkan menjadi pusat pemulihan terpadu bagi masyarakat, khususnya anak-anak, pada masa krusial pascabencana.

Editor : M Firman Syah
#BRI #bencana #himbara #aceh