Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bank Jatim Perkuat Inovasi Digital, Dorong UMKM Naik Kelas dan Catat Kinerja Positif

Mus Purmadani • Rabu, 31 Desember 2025 | 13:50 WIB
TERUS BERKEMBANG: PT Bank Jatim terus berinovasi dalam dunia ekonomi digital untuk memperkuat perekonomian nasional. (IST/RADAR SURABAYA)
TERUS BERKEMBANG: PT Bank Jatim terus berinovasi dalam dunia ekonomi digital untuk memperkuat perekonomian nasional. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Di tengah percepatan transformasi ekonomi digital dan dinamika perekonomian nasional, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus mempertegas perannya sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi daerah. 

Melalui penguatan inovasi digital dan ekspansi layanan keuangan, Bank Jatim berkomitmen memperluas inklusi keuangan sekaligus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar nasional maupun global.

Transformasi digital menjadi strategi utama Bank Jatim dalam menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan layanan perbankan cepat, aman, dan mudah diakses. Sejumlah produk dan layanan berbasis teknologi terus dikembangkan, mulai dari sistem pembayaran digital, layanan perbankan daring, hingga penguatan platform digital yang terintegrasi dengan ekosistem UMKM.

Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menegaskan bahwa inovasi tidak lagi menjadi pilihan, melainkan keharusan agar bank daerah mampu bersaing di tengah perubahan perilaku konsumen dan tantangan industri keuangan yang semakin kompleks.

 “Kami akan terus berinovasi agar layanan kami semakin relevan dengan kebutuhan zaman, terutama dalam mendukung UMKM agar naik kelas melalui kemudahan akses pembiayaan dan pembayaran digital,” ujar Winardi, Selasa (30/12).

Ia menjelaskan, peran Bank Jatim tidak berhenti pada penyaluran kredit semata. Perseroan juga aktif membangun ekosistem pendukung UMKM melalui pendampingan usaha, penguatan literasi keuangan, serta membuka akses pasar melalui kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. 

Strategi kolaboratif ini diharapkan mampu membantu UMKM memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

 “Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga keuangan, komunitas bisnis, hingga sektor swasta untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi perkembangan UMKM. Langkah ini kami yakini dapat meningkatkan kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional sekaligus membuka peluang baru bagi pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia,” terangnya.

Kinerja Keuangan Tumbuh Solid

Komitmen transformasi tersebut tercermin dari kinerja keuangan Bank Jatim yang terus menunjukkan tren positif hingga September 2025. Secara konsolidasi, total aset Bank Jatim tercatat sebesar Rp125,1 triliun, tumbuh 17,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan aset ini terutama ditopang oleh peningkatan aset produktif, khususnya penyaluran kredit yang mencapai Rp80,2 triliun, melonjak 29 persen secara tahunan (year on year/yoy). Selain itu, dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp99,3 triliun, meningkat 13,5 persen yoy, mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang terus menguat terhadap Bank Jatim.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya, Rabu 31 Desember 2025, Malam Tahun Baru Potensi Hujan Ringan

Dari sisi profitabilitas, Bank Jatim membukukan pendapatan bersih Rp5,10 triliun, naik 29,25 persen yoy. Laba bersih konsolidasi hingga triwulan III 2025 mencapai Rp1,14 triliun, tumbuh 23,5 persen yoy. Sementara dari pendapatan bunga, perseroan mencatat pendapatan bunga sebesar Rp7,42 triliun dengan pendapatan bunga bersih mencapai Rp5,10 triliun, meningkat 29,2 persen yoy.

Winardi menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari strategi pertumbuhan yang terukur dan fokus pada kualitas portofolio pembiayaan.

 “Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan domestik, Bank Jatim tetap optimistis melihat pertumbuhan ekonomi yang masih sejalan dengan permintaan kredit. Namun, kami kini lebih menekankan pada kualitas penyaluran kredit serta keberlanjutan usaha,” ujarnya.

 

Penguatan Digital dan Likuiditas

Kinerja positif Bank Jatim juga diperkuat oleh jaringan kantor konvensional yang menjangkau seluruh wilayah Jawa Timur, dikombinasikan dengan jaringan digital yang semakin solid. Platform digital JCONNECT sebagai brand layanan perbankan digital Bank Jatim mencatat peningkatan signifikan, baik dari sisi jumlah pengguna maupun volume transaksi, seiring meningkatnya adopsi layanan digital oleh masyarakat dan pelaku UMKM.

Untuk memperkuat struktur pendanaan dan menjaga likuiditas, pada awal September 2025 Bank Jatim menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahap I senilai Rp2 triliun. Obligasi tersebut terdiri dari dua tenor, yakni tenor tiga tahun dengan kupon 6,4 persen dan tenor lima tahun dengan kupon 6,7 persen. Penerbitan ini mendapat respons positif dari pasar dengan tingkat oversubscribe 1,15 kali, mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek kinerja Bank Jatim.

 “Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami dalam mendukung ekspansi bisnis serta memperkuat struktur pendanaan dan likuiditas Bank Jatim,” pungkas Winardi.

Dengan fondasi kinerja yang kuat, inovasi berkelanjutan, serta fokus pada penguatan UMKM, Bank Jatim optimistis dapat terus memainkan peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan mendukung target pembangunan ekonomi nasional. (mus/rak)

Editor : Guntur Irianto
#pt #ekonomi #Berita Jawa Timur terbaru #Terbaik #nasional #Penggerak #di surabaya #Di Jawa Timur #kredit #umkm #bank #daerah #prestasi #Digital #Terpercaya #inovasi #di jatim #bank jatim #cepat #Berita Ekonomi Hari Ini #usaha #tumbuh #Perekonomian #kecil #Berita Ekonomi