Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

LPDB Koperasi Kawal Penguatan Ekosistem Usaha Muda lewat Gerai Kopdes Merah Putih

Muhammad Firman Syah • Jumat, 19 Desember 2025 | 05:13 WIB
Photo
Photo

JAKARTA – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menegaskan perannya dalam memperkuat ekosistem pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, sejalan dengan arahan Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono agar gerai Kopdes menjadi etalase produk lokal karya generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Menkop Ferry dalam agenda Graduation and Awarding Rocket Youthpreneur 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia menekankan pentingnya koperasi sebagai pusat kolaborasi dan inovasi ekonomi rakyat, sekaligus saluran pemasaran produk UMKM dan wirausaha muda.

“Silakan produksi dan jual melalui gerai sembako dan ritel modern di Kopdes. Jangan khawatir produknya tidak terserap,” ujar Menkop Ferry.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto menegaskan kesiapan LPDB Koperasi untuk memastikan Kopdes Merah Putih tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga ditopang ekosistem pembiayaan yang kuat, modern, dan berkelanjutan.

Menurutnya, pembiayaan dana bergulir yang disalurkan kepada koperasi pengelola Kopdes diharapkan mampu memperkuat rantai pasok, distribusi, hingga fungsi offtaker yang dibutuhkan UMKM dan pelaku usaha muda, termasuk lulusan Rocket Youthpreneur.

“Arahan Pak Menteri sangat sejalan dengan fokus kami. LPDB Koperasi memastikan pembiayaan dana bergulir menjadi fondasi agar koperasi mampu menampung, mengolah, dan mendistribusikan produk masyarakat desa, termasuk karya anak muda,” kata Krisdianto.

Ia menjelaskan, LPDB Koperasi telah menyiapkan skema pembiayaan adaptif, baik konvensional maupun syariah, untuk memperkuat permodalan koperasi. Pendekatan tersebut diarahkan agar koperasi berkembang menjadi pusat ekonomi lokal sekaligus offtaker yang efektif.

“Dengan ribuan gerai Kopdes yang sedang dibangun, penguatan permodalan menjadi kunci. LPDB Koperasi hadir agar pembangunan tidak berhenti pada infrastruktur, tetapi berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Dukungan terhadap penguatan koperasi desa juga disampaikan Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Salahuddin Uno. Ia menilai Kopdes Merah Putih sebagai instrumen strategis untuk mengintegrasikan UMKM ke dalam perekonomian nasional.

Dengan lebih dari 64 juta UMKM di Indonesia, Sandiaga melihat sekitar 80 ribu Kopdes dapat berperan sebagai jaringan distribusi sekaligus akselerator usaha kecil agar naik kelas, bahkan membuka peluang menuju pasar modal.

“Koperasi bisa menjadi jembatan menuju pasar modal. Dengan ekosistem yang tepat, UMKM dapat tumbuh dan pada akhirnya masuk ke Bursa Efek Indonesia sebagai perusahaan tercatat,” ujarnya.

Krisdianto menambahkan, Rocket Youthpreneur membuktikan potensi besar generasi muda Indonesia. Dengan dukungan koperasi yang kuat dan pembiayaan yang tepat, ekosistem ini diyakini mampu melahirkan wirausaha yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga memberi dampak sosial.

LPDB Koperasi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan operasionalisasi Kopdes/Kelurahan Merah Putih, mulai dari penguatan tata kelola, akses permodalan, hingga kesiapan koperasi dalam menyerap dan memasarkan produk masyarakat desa.

“Percepatan Kopdes Merah Putih bukan semata program pemerintah, melainkan gerakan bersama untuk membangun kemandirian ekonomi dari desa,” pungkas Krisdianto.

Editor : M Firman Syah
#lpdb #Kopdes #koperasi