Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Konsisten Bertumbuh, Saham BBRI Menguat 48 Kali dalam 22 Tahun

Muhammad Firman Syah • Rabu, 17 Desember 2025 | 02:51 WIB
Photo
Photo

Jakarta - Lebih dari dua dekade sejak resmi melantai di Bursa Efek Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI terus menunjukkan konsistensi kinerja yang tercermin dari pergerakan harga sahamnya. Sejak penawaran umum perdana (IPO) pada 10 November 2003 dengan harga Rp875 per saham, nilai saham BBRI tercatat telah meningkat sekitar 48 kali lipat, dengan memperhitungkan berbagai aksi korporasi yang dilakukan perseroan.

Sejak awal pencatatan, saham BBRI memperlihatkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan. Dalam kurun empat tahun pasca-IPO, kapitalisasi pasar BRI telah menembus Rp100 triliun, mencerminkan respons positif pasar terhadap model bisnis dan fundamental perseroan. Tren tersebut berlanjut pada periode berikutnya, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp200 triliun pada 2013 dan meningkat menjadi Rp300 triliun pada 2015.

Untuk menjaga likuiditas saham sekaligus memperluas basis investor, BRI secara strategis melakukan dua kali pemecahan saham. Aksi stock split pertama dilakukan pada Januari 2011 dengan rasio 1:2, disusul stock split kedua pada November 2017 dengan rasio 1:5. Langkah ini bertujuan menjadikan saham BBRI lebih terjangkau, khususnya bagi investor ritel, tanpa mengubah nilai fundamental perusahaan.

Memasuki dekade 2020-an, penguatan saham BBRI tetap berlanjut seiring dengan stabilitas kinerja keuangan perseroan. Pada 2022, kapitalisasi pasar BBRI kembali menembus level Rp700 triliun. Momentum tersebut berlanjut sepanjang 2023, ketika harga saham BBRI mencatatkan rekor tertinggi dan ditutup di level Rp5.725 per saham pada 28 Desember 2023. Pencapaian ini mendorong kapitalisasi pasar perseroan berada di kisaran Rp867 triliun.

Di tengah dinamika ekonomi global dan domestik sepanjang 2025, pergerakan saham BBRI mengalami fluktuasi. Meski demikian, fundamental perseroan dinilai tetap solid. Per September 2025, kapitalisasi pasar BBRI tercatat sebesar Rp591,1 triliun, menempatkan BRI sebagai salah satu bank terbesar di kawasan Asia Tenggara sekaligus menjadi perusahaan pelat merah dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa perjalanan panjang BBRI di pasar modal mencerminkan konsistensi strategi bisnis dan transformasi berkelanjutan yang dijalankan perseroan. Upaya tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya saing BRI di industri keuangan nasional maupun regional.

Memasuki usia ke-130 tahun, BRI terus berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang melalui pertumbuhan laba dan aset yang berkelanjutan. Strategi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kinerja perseroan, tetapi juga memberikan manfaat optimal bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk investor, melalui peningkatan dividen dan nilai saham secara berkesinambungan.

Editor : M Firman Syah
#BRI #Saham #BUMN #BBRI