Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BRI Konsisten Dorong UMKM Naik Kelas, Batik Malessa Tembus Pasar Premium

Muhammad Firman Syah • Minggu, 14 Desember 2025 | 16:13 WIB
BRI melalui Rumah BUMN BRI Solo memberikan pendampingan kepada UMKM Malessa hingga naik kelas.
BRI melalui Rumah BUMN BRI Solo memberikan pendampingan kepada UMKM Malessa hingga naik kelas.

Solo – Dari sebuah rumah produksi sederhana di Kampung Dipotrunan, Tipes, Serengan, Surakarta, Batik Malessa tumbuh menjadi contoh nyata bagaimana kreativitas, pemberdayaan perempuan, dan dukungan ekosistem yang tepat mampu melahirkan produk fashion bernilai tinggi.

Usaha yang dirintis Madu Mastuti sejak 2018 ini berangkat dari gagasan sederhana: menciptakan ruang kerja bagi ibu rumah tangga agar tetap berdaya tanpa meninggalkan peran di keluarga. Dari tangan-tangan perempuan inilah kain perca yang kerap dianggap limbah disulap menjadi busana dan produk kerajinan bernilai ekonomi.

Melihat banyak perempuan di sekitarnya memiliki keterampilan namun minim akses kerja, Madu membentuk Kelompok Wanita Berkarya. Wadah ini memungkinkan para ibu belajar, bekerja, dan berproduksi secara kolektif. Awalnya, Malessa memproduksi daster dan busana rumahan dari kain sisa. Seiring waktu, produk berkembang ke kerajinan dan fashion dengan padu padan batik, lurik, dan tenun yang dirancang secara eksklusif.

“Awalnya dari daster berbahan kain perca. Lama-lama kami berkembang hingga memproduksi fashion premium dengan ciri khas sendiri,” ujar Madu.

Nama Malessa sendiri merupakan gabungan nama Madu dan putrinya, Alesa, yang merepresentasikan perjalanan personal sekaligus usaha keluarga. Legalitas usaha pun telah lengkap, mulai dari HAKI, NIB, hingga TKDN.

Saat ini, Malessa memiliki dua lini produk. Pertama, produk massal seperti busana rumahan yang dipasarkan melalui toko oleh-oleh besar. Kedua, lini premium berupa fashion eksklusif berbasis batik, lurik, dan tenun yang menyasar segmen pasar menengah ke atas.

Dalam proses produksinya, Malessa menerapkan quality control ketat. Setiap desain diawali dengan sketsa agar tetap unik, sementara sisa kain dimanfaatkan kembali menjadi tas, topi, dompet, bantal, hingga aksesori. Prinsip zero waste dijalankan secara konsisten.

Kualitas produk Malessa kian diakui pasar. Sejumlah figur publik hingga pembawa acara Piala Dunia U-17 tercatat pernah mengenakan karya Malessa. Kepercayaan ini mengukuhkan posisi Malessa sebagai UMKM kreatif dengan standar premium.

Rumah produksi Malessa kini melibatkan delapan tenaga kerja, terdiri dari enam perempuan dan dua laki-laki, dengan dua di antaranya telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kapasitas produksi meningkat hingga 40 persen dibanding masa awal usaha, seiring hadirnya mesin jahit dan mesin potong baru melalui pembiayaan KUR BRI.

“Alhamdulillah, sejak 2018 hingga 2025 usaha kami terus tumbuh dan memberdayakan masyarakat sekitar. Produk kami kini bermitra dengan toko oleh-oleh, toko batik, hingga bandara,” kata Madu.

Dukungan BRI melalui Rumah BUMN BRI Solo menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan Malessa. Selain akses permodalan, Madu mengikuti berbagai pelatihan dan pendampingan, mulai dari bimbingan teknis ekspor hingga program BRIncubator yang membekali UMKM dengan pengetahuan bisnis, digitalisasi, dan kesiapan ekspor.

Berkat pendampingan tersebut, produk Malessa kini hadir di berbagai toko, hotel, dan bandara di Surakarta, serta pernah dipamerkan di mancanegara, seperti Belanda, Swiss, dan Australia.

“Program BRI sangat membantu. Saya mendapat banyak ilmu, pendampingan, dan arahan agar UMKM bisa naik kelas dan siap bersaing,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan komitmen BRI dalam mendorong UMKM agar tumbuh berkelanjutan melalui program pemberdayaan seperti Rumah BUMN BRI. Menurutnya, BRI tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga pembinaan, pendampingan, dan akses pasar hingga tingkat global.

Hingga akhir September 2025, BRI telah membina 54 Rumah BUMN BRI dan menyelenggarakan lebih dari 17 ribu pelatihan bagi pelaku UMKM di berbagai daerah. Upaya ini menjadi bagian dari strategi BRI dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional agar semakin berdaya saing dan mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian.

Editor : M Firman Syah
#kain perca #BRI #umkm #Rumah BUMN #BBRI