Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sigap Hadapi Banjir Bandang, BRI Andalkan BRIsat untuk Jaga Akses Layanan

Muhammad Firman Syah • Jumat, 5 Desember 2025 | 15:39 WIB
Puluhan korban bencana banjir Sumatera mengantre di depan ATM BRI untuk melakukan transaksi.
Puluhan korban bencana banjir Sumatera mengantre di depan ATM BRI untuk melakukan transaksi.

Sibolga – Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra menyebabkan jaringan telekomunikasi terputus dan beberapa daerah sempat terisolir. Dalam situasi tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memastikan layanan perbankan tetap berjalan melalui aktivasi Manajemen Kelangsungan Usaha (Business Continuity Management/BCM) dan pemanfaatan satelit BRIsat.

Kantor Cabang BRI Sibolga menjadi salah satu titik layanan yang tetap terhubung dengan kantor wilayah dan pusat. Konektivitas satelit memungkinkan koordinasi cepat dengan posko pusat, pemerintah daerah, serta memastikan layanan penting seperti penarikan tunai, pengiriman informasi lapangan secara real-time, dan dukungan terhadap penyaluran bantuan dapat tetap dilakukan.

Direktur Manajemen Risiko BRI Mucharom menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur digital BRI di situasi ekstrem menjadi kunci keberlangsungan layanan. Ia menyampaikan bahwa BRIsat telah berfungsi sebagai tulang punggung konektivitas ketika jalur terestrial terganggu akibat bencana.

Dia nenjelaskan, BRIsat dirancang untuk memastikan jaringan BRI tetap terhubung kapan pun dan di mana pun, termasuk dalam kondisi darurat. Ketika jaringan komunikasi umum tidak dapat berfungsi akibat bencana, sistem satelit pihaknya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap layanan keuangan.

"BRIsat menjadi simbol ketangguhan infrastruktur digital BRI dalam mendukung inklusi keuangan, menjaga stabilitas layanan, dan memperkuat peran BRI sebagai penghubung ekonomi rakyat di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Keandalan BRIsat di wilayah terdampak banjir memperlihatkan kemampuan BRI menjaga keberlanjutan layanan di tengah tantangan ekstrem. Dengan jaringan lebih dari tujuh ribu unit kerja, termasuk di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar, BRI terus memperkuat akses layanan keuangan yang andal bagi masyarakat.

Dalam kerangka BCM, BRI segera mengaktifkan Business Continuity Plan (BCP) pada unit kerja terdampak maupun wilayah yang mengalami gangguan jaringan. Integrasi antara BCP dan sistem komunikasi satelit memastikan proses koordinasi, transaksi penting, dan layanan esensial tetap berjalan meskipun konektivitas darat terputus.

Selain menjaga operasional layanan, BRI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli turut menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak. Di Sumatera Utara, ribuan paket makanan cepat saji, air mineral, sembako, obat-obatan, dan kebutuhan mendesak lainnya disalurkan melalui unit kerja terdekat di Desa Sialang, Silaiya, Bange, dan Sipange, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Di Sumatera Barat, bantuan berupa perahu karet dan pelampung disalurkan melalui Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang. Tim Elang Relawan BRI bersama pekerja unit kerja setempat juga menyalurkan ribuan paket makanan cepat saji kepada warga terdampak di wilayah Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

BRI memastikan layanan, dukungan operasional, dan bantuan kemanusiaan akan terus diberikan seiring upaya pemulihan masyarakat di wilayah terdampak.

Editor : M Firman Syah
#BRI #keandalan #bencana #layanan #satelit #banjir #BBRI