Jakarta, 19 November 2025 – Pemerataan akses pendidikan masih menjadi tantangan besar bagi keluarga prasejahtera di Indonesia. Banyak anak dari kelompok ekonomi terbawah berisiko putus sekolah karena keterbatasan finansial, sebuah kondisi yang ditekankan dalam data BPS 2024 serta temuan UNICEF 2023 yang mencatat satu dari empat anak keluarga miskin berpotensi tidak melanjutkan pendidikan tanpa dukungan biaya.
Sebagai bentuk intervensi nyata terhadap persoalan ini, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menyalurkan Program Beasiswa Anak Nasabah Batch 2 Tahun 2025. Program ini menyasar 1.634 siswa dan 76 mahasiswa dari jenjang SD hingga sarjana. Secara kumulatif, sepanjang 2025 PNM telah memberikan beasiswa kepada 3.159 anak nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Inisiatif ini menjadi langkah konkret PNM dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya agenda pemerataan akses pendidikan dan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan.
“Kami ingin memastikan bahwa mimpi anak-anak nasabah tidak terhenti karena faktor ekonomi. Pendidikan adalah salah satu jalan keluar dari kemiskinan, dan PNM hadir untuk membuka peluang itu,” ujarnya.
Di tingkat nasional, komitmen terhadap penguatan akses pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, dalam Sarasehan Nasional Jaringan Beasiswa Indonesia, menekankan bahwa beasiswa memegang peran strategis dalam mencetak talenta unggul di masa depan.
“Beasiswa dapat menjadi jembatan strategis dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. Beasiswa adalah investasi kita untuk Generasi Indonesia Emas 2045,” kata Pratikno, dikutip dari laman resmi Kemenko PMK.
Melalui penyaluran beasiswa ini, PNM tidak hanya membantu meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga berupaya menjaga motivasi belajar dan membuka kesempatan yang lebih setara bagi anak-anak keluarga prasejahtera. Program ini merupakan bagian dari kontribusi berkelanjutan PNM dalam memperkuat fondasi SDM unggul sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional dan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat akar rumput.
Editor : M Firman Syah