Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Market Share Keuangan Syariah RI Stagnan, OJK Diminta Buat Kebijakan Lebih Taktis

Muhammad Firman Syah • Senin, 17 November 2025 | 15:02 WIB
Photo
Photo

Radar Surabaya - Industri keuangan syariah di Indonesia tengah menghadapi tantangan serius. Meski berada di negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, pangsa pasar keuangan syariah nasional masih stagnan dan belum mampu menembus angka 10 persen. Kondisi ini membuat Indonesia tertahan di peringkat ketujuh dunia dalam industri keuangan Islam.

Kajian akademisi dan praktisi menegaskan dua hambatan utama yang membuat sektor ini sulit melaju, yaitu lemahnya komunikasi pemasaran dan rendahnya literasi keuangan syariah. Temuan tersebut dipertegas dalam penelitian Universitas Airlangga (UNAIR).

Salah satu penelitinya, Syarif As'ad, menyebut perlunya pendekatan Islamic branding dan strategi pemasaran yang lebih presisi agar publik memahami manfaat serta perbedaan produk keuangan syariah.

"Sebagai negara dengan mayoritas muslim, perkembangan keuangan Islam di Indonesia berjalan lamban. Hingga kini market share keuangan Islam masih kurang dari 10 persen," ujarnya dalam hasil penelitian tersebut.

Selain strategi pemasaran, literasi keuangan syariah juga menjadi isu krusial. Tingkat pemahaman masyarakat yang masih rendah membuat banyak orang ragu memanfaatkan layanan berbasis prinsip syariah. Literasi disebut bukan sekadar hasil akhir, melainkan fondasi utama inklusi.

Peneliti lainnya, Zulfikar, menegaskan bahwa literasi terbukti memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap peningkatan inklusi keuangan syariah.

Melihat stagnasi tersebut, para ahli mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merumuskan langkah kebijakan yang lebih fokus dan taktis. Kebijakan dinilai tak cukup hanya berupa sosialisasi produk, tetapi harus hadir dalam bentuk edukasi berkelanjutan yang menjangkau masyarakat luas, terutama pelaku UMKM yang menjadi pasar potensial terbesar.

Dengan intervensi kebijakan yang lebih terarah, inklusi keuangan syariah diyakini bisa tumbuh lebih cepat dan membuka peluang Indonesia naik kelas di kancah keuangan Islam global. (zil/fir)

Editor : M Firman Syah
#keuangan #stagnan #ojk #syariah