Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BNI Perkuat Pembiayaan Produktif dan Inklusif untuk Dorong Pertumbuhan UMKM Nasional

Muhammad Firman Syah • Kamis, 6 November 2025 | 19:41 WIB
BNI terus memperkuat langkah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyaluran pembiayaan produktif kepada UMKM.
BNI terus memperkuat langkah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyaluran pembiayaan produktif kepada UMKM.

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat langkah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyaluran pembiayaan produktif kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Upaya ini menjadi bagian dari strategi BNI dalam menghadirkan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan peran bank sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor riil.

Hingga September 2025, BNI membukukan pertumbuhan kredit segmen menengah sebesar 14,3 persen secara tahunan, sedangkan kredit UMKM non-KUR tumbuh 13,9 persen menjadi Rp46,3 triliun. Capaian ini menunjukkan konsistensi BNI dalam memperluas akses pembiayaan produktif di berbagai sektor.

Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa potensi pertumbuhan UMKM masih terbuka lebar di berbagai daerah. Karena itu, BNI terus mengarahkan pembiayaan kepada sektor-sektor yang memiliki dampak ekonomi luas, seperti industri padat karya dan pembiayaan perumahan, serta mendukung program pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis.

"BNI terus berperan aktif dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui dukungan pembiayaan kepada UMKM, baik melalui program internal maupun sinergi dengan kebijakan pemerintah," ujar Iqbal.

Selain memperluas pembiayaan di dalam negeri, BNI juga mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas ke pasar global melalui program Xpora dan Diaspora Loan. Program ini membantu pelaku usaha memperluas akses ekspor dan meningkatkan daya saing produk di luar negeri.

Untuk memastikan penyaluran kredit berjalan tepat sasaran, BNI menerapkan credit scoring tools yang diperbarui sejak 2024, guna menilai kelayakan pembiayaan secara lebih akurat. BNI juga mengimplementasikan Tactical Account Planning untuk mengoptimalkan kerja sama dengan nasabah, baik dalam pembiayaan maupun layanan non-pembiayaan.

Sinergi antara Commercial Banking, Corporate Banking, dan Institutional Banking turut diperkuat guna menangkap peluang pembiayaan dari ekosistem rantai pasok berbagai sektor industri. Di sisi layanan, transformasi jaringan kantor terus dilakukan agar mampu memberikan solusi keuangan yang lebih komprehensif bagi pelaku usaha.

Iqbal menegaskan, BNI akan terus hadir sebagai bank nasional yang memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat. "Kami berkomitmen mendorong UMKM yang tangguh melalui kebijakan pembiayaan yang adaptif dan dukungan terhadap agenda pemerintah dalam pemerataan ekonomi," ujarnya.

Dengan langkah yang menyeluruh ini, BNI menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem UMKM yang kuat, berdaya saing, dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.

Editor : M Firman Syah
#bni #umkm #bank #pembiayaan #pertumbuhan ekonomi