RADAR SURABAYA - Suasana Kota Pahlawan akhir pekan lalu terasa berbeda. Ribuan pelari tumpah ruah di jalanan utama Surabaya dalam ajang wondr Surabaya ITS Run 2025, hasil kolaborasi antara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Ikatan Alumni ITS PW Jatim, dan Pemerintah Kota Surabaya.
Lebih dari 3.000 peserta dari berbagai komunitas, alumni, hingga masyarakat umum berlari menembus rute ikonik kota dari Balai Kota, Jalan Gubernur Suryo, Taman Apsari, hingga Kampus ITS Sukolilo dalam tiga kategori: 10K, 5K, dan 2K.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati, dan Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho secara simbolis melepas peserta di Balai Kota Surabaya.
Dalam sambutannya Eko Setyo Nugroho menuturkan, ajang ini bukan sekadar lomba lari, tetapi wujud nyata sinergi untuk membangun gaya hidup sehat berbasis teknologi finansial.
"Kami ingin menghadirkan ekosistem gaya hidup sehat yang terhubung dengan layanan keuangan digital. Melalui wondr by BNI, BNI TapCash, hingga BNI Debit Contactless, masyarakat dapat menikmati kemudahan transaksi nontunai di ruang publik,” ujar Eko.
Sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi menilai kegiatan ini berdampak positif pada perekonomian warga. Menurut Eri event seperti ini menghidupkan ruang kota, mempererat kebersamaan, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi UMKM lokal.
Dukungan serupa datang dari Ketua Harian IKA ITS PW Jatim Yoke Candra Katon yang menilai kegiatan ini sebagai model kolaborasi yang ideal.
“Ada ITS dengan kekuatan intelektual, alumni dengan jejaring luas, pemerintah kota dengan dukungan kebijakan, dan BNI dengan inovasi finansial. Semua bersatu untuk kemanfaatan bersama,” tuturnya.
Sekretaris Umum IKA ITS PW Jatim dan Wakil Rektor II ITS Machsus menambahkan, filosofi berlari menggambarkan semangat ITS yang terus berpacu memberikan kontribusi bagi bangsa. Ia memastikan wondr Surabaya ITS Run Fest akan menjadi agenda tahunan kolaboratif antara ITS, alumni, dan Pemkot Surabaya.
Dari sisi ekonomi, kegiatan ini memberi dampak langsung. Ketua Pelaksana Malik Atmadja menyebut, puluhan UMKM binaan Dinkopumdag Surabaya terlibat aktif membuka tenant di lokasi acara.
“Peserta berlari, masyarakat berdaya. Perputaran ekonomi meningkat signifikan berkat keterlibatan UMKM,” ujarnya.
Wondr Surabaya ITS Run 2025 menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara dunia akademik, pemerintah daerah, komunitas, dan sektor perbankan mampu melahirkan manfaat sosial dan ekonomi sekaligus. Melalui dukungan ini, BNI terus memperkuat peran sebagai katalis gaya hidup sehat dan inklusi keuangan digital, sambil menegaskan komitmennya membangun ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan di Surabaya.
Editor : M Firman Syah