Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Edukasi Keuangan Digital Jadi Pilar Utama Cegah Kerugian di Aset Kripto

Muhammad Firman Syah • Kamis, 30 Oktober 2025 | 21:28 WIB
Literasi keuangan digital membantu masyarakat memahami risiko investasi kripto.
Literasi keuangan digital membantu masyarakat memahami risiko investasi kripto.

Radar Surabaya - Minat masyarakat terhadap aset digital seperti Bitcoin terus melonjak dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di balik tren tersebut, rendahnya literasi keuangan digital di Indonesia masih menjadi tantangan serius. Minimnya pemahaman kerap membuat investor pemula mengambil keputusan emosional yang berujung pada kerugian finansial.

Chief Operating Officer salah satu bursa kripto nasional menegaskan, edukasi dan literasi keuangan digital merupakan fondasi utama agar masyarakat tidak terjebak pada tren investasi sesaat.

“Kripto bukan sekadar tren, tetapi bagian dari evolusi sistem keuangan global. Karena itu, investor harus memahami bahwa setiap peluang selalu hadir bersama risiko,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (30/10).

Ia menambahkan, edukasi berkelanjutan dapat membantu investor tetap rasional menghadapi volatilitas pasar. Kesalahan umum yang sering dilakukan pemula adalah membeli aset digital karena ikut tren, tanpa riset mendalam maupun strategi jangka panjang.

Selain itu, keputusan investasi yang dipengaruhi rasa takut atau serakah sering kali membuat investor menjual ketika harga turun dan membeli saat harga berada di puncak.

“Kedisiplinan dan strategi jangka panjang jauh lebih penting daripada mengejar keuntungan sesaat,” katanya.

Menurutnya, kesalahan lain yang juga kerap terjadi adalah penggunaan leverage secara berlebihan tanpa pemahaman risiko, serta kecenderungan mengejar keuntungan cepat tanpa manajemen risiko yang baik.
Kondisi ini menunjukkan perlunya pemahaman komprehensif terhadap karakteristik pasar kripto yang sangat fluktuatif.

Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan literasi keuangan digital, lembaga tersebut aktif melaksanakan program edukatif yang sejalan dengan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kegiatan yang dilakukan meliputi publikasi artikel edukasi, penyuluhan daring, hingga campus roadshow di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Visi kami adalah membangun ekosistem kripto yang aman, transparan, dan berdaya saing global. Hal itu hanya bisa tercapai bila masyarakat memahami cara berinvestasi dengan benar sejak awal,” tambahnya.

Fenomena meningkatnya investasi kripto di kalangan muda menandai perubahan paradigma keuangan masyarakat Indonesia. Namun tanpa literasi yang memadai, peluang besar tersebut dapat berubah menjadi risiko yang merugikan.

Edukasi keuangan digital menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya ikut arus, tetapi mampu mengelola aset digital secara bijak dan berkelanjutan. (dwi/fir)

Editor : M Firman Syah
#Investasi #keuangan digital #Gencarkan #kripto #kerugian