Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BRI Peduli Dorong Akses Pendidikan Inklusif Melalui Perahu Literasi di Tolitoli

Muhammad Firman Syah • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 18:59 WIB
Photo
Photo

Tolitoli – Pemerintah bersama dunia usaha terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terpencil dan pesisir. Salah satu wujud nyata kolaborasi ini terlihat dari langkah BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk BRI Peduli Literasi Anak Negeri, yang menyalurkan bantuan Perahu Literasi bagi anak-anak di wilayah pesisir Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung agenda pemerintah dalam pemerataan akses pendidikan dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin keempat tentang pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata. Melalui inisiatif tersebut, BRI berperan aktif memperkuat fondasi pendidikan masyarakat pesisir, sekaligus menumbuhkan semangat belajar di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Dalam pelaksanaannya, BRI Peduli bekerja sama dengan Yayasan Lopie Bahari Nusantara Tolitoli, lembaga yang berfokus pada penyebaran literasi dan edukasi ke pulau-pulau terluar. Selain menyerahkan satu unit Perahu Literasi, BRI juga memberikan dukungan berupa buku bacaan, alat tulis, serta proyektor untuk menunjang kegiatan belajar.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata untuk memperluas kesempatan belajar anak-anak di wilayah pesisir.

“Pemberian Perahu Literasi di Tolitoli merupakan bentuk nyata kepedulian BRI bagi kemajuan pendidikan di daerah, terutama wilayah pesisir. Harapannya, Perahu Literasi ini dapat menjangkau pulau-pulau di sekitar sehingga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk meningkatkan literasi melalui membaca,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan merata menjadi pondasi utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas. Melalui semangat gotong royong dan kebangsaan, BRI terus berkontribusi menciptakan generasi unggul, cerdas dan tangguh.

Ketua Yayasan Lopie Bahari Nusantara Tolitoli, Fandy Lamaming, mengapresiasi dukungan BRI Peduli yang dinilai sangat membantu kelancaran program literasi di daerah pesisir.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan kapal, mesin, dan sarana dari BRI Peduli. Bantuan ini membuat program Perahu Pustaka Tolitoli berjalan lancar. Sekarang kami bisa berlayar ke pulau terluar dengan aman, anak-anak senang dengan buku baru dan malamnya mereka menikmati film edukasi. Mimpi jadi nyata,” ungkapnya.

Yayasan Lopie Bahari Nusantara Tolitoli, yang berdiri sejak 2022, aktif menjangkau pulau-pulau seperti Lingayan, Dolangan dan Salando. Dengan kondisi geografis Tolitoli yang terdiri atas 43 pulau, di mana 13 di antaranya berpenghuni, tantangan akses pendidikan menjadi nyata. Melalui kolaborasi ini, upaya mencerdaskan anak bangsa di wilayah pesisir dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Dhanny menambahkan bahwa kehadiran Perahu Literasi bukan sekadar distribusi sarana belajar, melainkan juga simbol harapan baru bagi dunia pendidikan pesisir.

“Program Perahu Literasi adalah contoh nyata bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil, asal dilakukan dengan komitmen dan kolaborasi. Karena itu, upaya mencerdaskan anak bangsa tak bisa hanya bergantung pada satu pihak. Diperlukan sinergi antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat untuk memperluas dampak gerakan seperti ini,” tuturnya.

Selain di Tolitoli, BRI Peduli juga melaksanakan Program Literasi Anak Negeri di SD Negeri 1 Malaka, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, dengan kegiatan yang difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca, kemandirian siswa, dan penguatan kapasitas tenaga pengajar.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, BRI Peduli terus memperkuat peran strategisnya sebagai mitra pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul, menggerakkan ekonomi daerah, serta menciptakan masa depan pendidikan Indonesia yang lebih merata.

Editor : M Firman Syah
#BRI #pendidikan inklusif #Perahu Literasi #tolitoli #BBRI