Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dukung Asta Cita, BRI Perluas Akses Kredit Program Perumahan untuk Wujudkan Target 3 Juta Rumah

Muhammad Firman Syah • Kamis, 16 Oktober 2025 | 20:55 WIB
Photo
Photo

MEDAN – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mempertegas komitmennya dalam mendukung Asta Cita Pemerintah melalui penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP). Langkah ini menjadi bagian penting dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah, salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan menghadirkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan bertema “Gotong Royong Membangun Rumah untuk Rakyat” yang digelar di Regale International Convention Centre, Medan, pada Kamis, 9 Oktober 2025. Acara ini dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, serta Group CEO BRI Hery Gunardi.

Dalam sambutannya, Hery Gunardi menegaskan bahwa sektor perumahan memiliki efek berganda yang besar terhadap perekonomian nasional.

“Program rumah subsidi tidak hanya memberikan hunian bagi masyarakat, tetapi juga menyejahterakan banyak keluarga dan menggerakkan ekonomi. Melalui KPP dan KPR FLPP, BRI berkomitmen memperluas akses pembiayaan yang layak dan terjangkau, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Apresiasi datang dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, yang menilai sinergi antara pemerintah, perbankan, dan masyarakat telah membawa dampak nyata dalam percepatan penyediaan hunian rakyat.

“Saya melihat BRI siap mendukung penuh program perumahan rakyat. Pegawai BRI mampu menjawab langsung kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Ini bukti bahwa BRI hadir bukan sekadar penyalur pembiayaan, tapi mitra nyata di lapangan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menegaskan bahwa Program 3 Juta Rumah berperan signifikan terhadap perekonomian nasional.

“Program ini memberi kontribusi sekitar dua persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Selain memperkuat sektor properti, juga menyerap banyak tenaga kerja dari berbagai bidang,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan bahwa tingkat backlog perumahan di Sumatera Utara masih tinggi, mencapai 938.217 rumah tangga yang belum memiliki tempat tinggal tetap.

“Tambahan kuota Program 3 Juta Rumah ini menjadi dorongan besar agar lebih banyak masyarakat Sumut bisa menikmati hunian layak dan terjangkau,” tegasnya.

Kredit Program Perumahan yang disalurkan BRI mencakup dua sisi. Dari sisi supply, BRI memberikan dukungan kepada UMKM pengembang, kontraktor, dan penyedia bahan bangunan untuk meningkatkan kapasitas penyediaan rumah. Dari sisi demand, BRI menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat, baik untuk pembelian, pembangunan, maupun renovasi rumah yang juga dapat difungsikan sebagai tempat usaha.

Baca Juga: BRI Hadirkan Pengalaman Musik Kelas Dunia Bersama Babyface, Nikmati Diskon 25 Persen Tiket Konser Melalui BRImo

Hery menambahkan, BRI mencatat capaian positif dalam penyaluran KPR Subsidi FLPP. Hingga 7 September 2025, BRI berhasil menyalurkan 25.080 unit rumah, atau setara 100 persen dari total kuota yang ditetapkan.

“Alokasi kuota FLPP BRI juga meningkat signifikan dari 17.000 unit pada 2024 menjadi 25.000 unit di 2025, tumbuh 47 persen secara tahuna. Dari Medan, kami menyerukan semangat gotong royong melalui partisipasi 3.000 peserta, mulai dari pengembang, kontraktor, pedagang bahan bangunan, hingga pelaku UMKM. Sinergi ini menjadi kunci untuk bersama-sama mengurangi backlog perumahan di Indonesia,” pungkasnya.

Editor : M Firman Syah
#BRI #FLPP #umkm #KPP #BBRI