RADAR SURABAYA – PT Indie Syafa Transforma bersiap menandai dimulainya pembangunan dua proyek strategisnya, Blue Syafa Unique (BSU) dan Blue Syafa Resort (BSR), di kawasan Probolinggo. Sebagai langkah awal, perusahaan segera memasang umbul-umbul resmi yang telah mendapatkan izin dari dinas terkait.
Pemasangan umbul-umbul tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat komunikasi publik dan pemasaran proyek. Melalui umbul-umbul ini, masyarakat dapat dengan mudah mengenali lokasi sekaligus mengetahui progres pembangunan yang sedang berjalan.
Direktur PT Indie Syafa Transforma, Sa’diah, menjelaskan bahwa pemasangan umbul-umbul menjadi bentuk transparansi sekaligus sarana mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa proyek Blue Syafa Unique dan Blue Syafa Resort benar-benar mulai berjalan. Selain itu, kami berharap kehadiran proyek ini dapat membawa manfaat ekonomi bagi warga sekitar,” ujar Sa’diah.
Menariknya, pada momen pemasangan umbul-umbul nanti, perusahaan juga akan menggelar kegiatan bakti sosial sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian PT Indie Syafa Transforma terhadap lingkungan sosial di sekitar wilayah pengembangan proyek.
Sa’diah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya tahap awal proyek ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman sub-kontraktor yang telah bekerja sama membantu dalam proses pengerjaan, mulai dari pengurusan berkas hingga pelaksanaan di lapangan. Tak lupa, apresiasi juga kami sampaikan kepada masyarakat sekitar proyek yang turut membantu dalam penataan dan pemasangan umbul-umbul,” tuturnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis proyek Blue Syafa Unique dan Blue Syafa Resort akan berjalan lancar dan menjadi ikon baru
"Dengan langkah ini, kami menegaskan komitmen untuk tidak hanya membangun infrastruktur dan properti unggulan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar proyek," pungkasnya. (ind/gun)
Editor : Guntur Irianto