Jakarta – Pemerintah menegaskan gejolak aksi demonstrasi yang meluas selama sepekan terakhir tidak akan memberi dampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Pemerintah juga telah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memulihkan kondisi sosial dan politik.
Pernyataan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/9).
"Terkait situasi terkini, dengan fundamental ekonomi yang solid, pemerintah yakin dampak dari dinamika sosial dan politik yang terjadi terhadap ekonomi hanya bersifat jangka pendek dan kami harapkan akan membaik dengan segera," ujar Airlangga.
Ia menekankan, secara fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 tercatat 5,12 persen, inflasi terkendali, dan nilai tukar rupiah stabil. Menurutnya, momentum ini akan terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan.
"Untuk mencapai target pertumbuhan 5,0–5,2 persen di tahun 2025, pemerintah telah menyiapkan strategi komprehensif yang telah dimulai di semester II ini," katanya.
Airlangga juga meminta pelaku usaha untuk tidak terpengaruh oleh situasi politik dan tetap optimistis menghadapi dinamika yang ada.
"Kami menghimbau pengusaha tetap tenang dan optimis," tegasnya. (ris/gab/fir)
Editor : M Firman Syah