Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BRI Salurkan Pembiayaan UMKM Rp 1.137 Triliun, Perkuat Ekonomi dari Bawah

Muhammad Firman Syah • Rabu, 27 Agustus 2025 | 00:55 WIB
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan komitmen BRI mendukung UMKM lewat pembiayaan Rp1.137 triliun dan pemberdayaan menyeluruh.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan komitmen BRI mendukung UMKM lewat pembiayaan Rp1.137 triliun dan pemberdayaan menyeluruh.

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menunjukkan konsistensinya dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian integral dari perekonomian nasional. Hingga Semester I tahun 2025, BRI telah menyalurkan pembiayaan kepada segmen UMKM sebesar Rp 1.137,84 triliun, atau 80,32 persen dari total kredit perseroan yang mencapai Rp 1.416,6 triliun.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyatakan bahwa keberpihakan perusahaan terhadap pelaku UMKM tercermin melalui berbagai program strategis yang tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga mendorong pemberdayaan secara menyeluruh.

“Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI tumbuh 6,0 persen secara year on year menjadi Rp 1.416,6 triliun. Dari total kredit yang disalurkan tersebut, segmen UMKM mengambil porsi 80,32 persen atau setara Rp 1.137,84 triliun. Hal tersebut merupakan wujud keberpihakan pada penguatan ekonomi dari level grassroot,” jelas Hery Gunardi.

Selain itu, sepanjang Semester I 2025, BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 83,88 triliun kepada 1,8 juta debitur. Penyaluran ini mencakup UMKM yang mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah. BRI juga turut menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp 13,35 triliun kepada 97.878 masyarakat berpenghasilan rendah.

Dukungan BRI terhadap program strategis nasional turut diwujudkan melalui pendampingan dan pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta melalui pemanfaatan solusi digital seperti Qlola by BRI.

Di sisi inklusi keuangan, BRI mencatatkan pertumbuhan signifikan melalui keberadaan jaringan AgenBRILink yang telah mencapai 1,2 juta agen di lebih dari 67 ribu desa. Volume transaksi melalui AgenBRILink pada paruh pertama tahun ini tercatat sebesar Rp 843 triliun. AgenBRILink juga mulai berevolusi sebagai lifestyle micro provider yang mendorong aktivitas ekonomi lokal di pelosok tanah air.

Program pemberdayaan lainnya, seperti Desa BRILiaN dan KlasterkuHidupku, juga terus berkembang. Hingga kini, terdapat 4.625 desa binaan dan 41.217 klaster usaha produktif yang terbentuk. Sementara itu, melalui platform digital LinkUMKM, BRI telah menghubungkan lebih dari 12,9 juta pelaku usaha dengan pasar dan mitra bisnis. Sebanyak 54 Rumah BUMN yang dikelola BRI juga telah menggelar lebih dari 16 ribu sesi pelatihan untuk peningkatan kapasitas UMKM.

“Kami ingin memastikan UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas melalui dukungan menyeluruh, mulai dari akses modal, pendampingan, hingga digitalisasi. Melalui strategi yang terintegrasi ini, BRI optimistis dapat terus menjadi mitra utama UMKM di seluruh Indonesia, memperluas inklusi keuangan, dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan,” pungkas Hery.

Editor : M Firman Syah
#Pemberdayaan #Desa BRILian #BRI #umkm #AgenBRILink #kur #BBRI