Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sentuhan Pemberdayaan BRI, Gulalibooks Tembus Pasar Literasi Anak Hingga Malaysia dan Singapura

Muhammad Firman Syah • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 20:07 WIB
Fauzia menghadirkan soundbook berbahasa Indonesia pada 2017. Dengan modal keberanian dan kreativitas, ia dan sang suami mencetak 1.000 eksemplar buku pertamanya.
Fauzia menghadirkan soundbook berbahasa Indonesia pada 2017. Dengan modal keberanian dan kreativitas, ia dan sang suami mencetak 1.000 eksemplar buku pertamanya.

Bandung – Pemerintah terus mendorong penguatan UMKM nasional agar mampu bersaing di tingkat global. Salah satu wujud nyata dukungan tersebut hadir melalui program pemberdayaan BRI yang sukses melahirkan pengusaha muda kreatif dan berdaya saing, seperti Fauzia P. Lestari, pendiri Gulalibooks.

Berawal dari keresahan terhadap minimnya buku interaktif anak di Indonesia, Fauzia menghadirkan soundbook berbahasa Indonesia pada 2017. Dengan modal keberanian dan kreativitas, ia dan sang suami mencetak 1.000 eksemplar buku pertamanya.

"Saya menulis naskah dan mengisi suara sendiri, sementara illustrator, yang awalnya dibayar dengan skema profit sharing, kemudian menjadi co-founder Gulalibooks," ungkap Fauzia.

Perlahan, usaha kecil ini tumbuh menjadi perusahaan dengan 12 karyawan, menawarkan ragam inovasi buku anak seperti augmented reality book, sensory book, hingga buku dengan fitur perubahan warna. Semua produk dikembangkan berdasarkan konsultasi dengan psikolog anak serta mengangkat kearifan lokal.

Terobosan terbesar terjadi saat Fauzia bergabung dengan program Pengusaha Muda Brilian (PMB) BRI pada 2024. Melalui pelatihan intensif, pendampingan mentor, hingga pertemuan dengan investor, ia berhasil membawa Gulalibooks meraih juara kategori Home Décor and Craft.

"Dorongan utamanya dari internal, karena saat itu rasanya Gulalibooks stuck secara perkembangan bisnis. Kami merasa perlu insight dan mentor untuk membantu kami keluar dari kondisi stuck itu. Kebetulan sekali PMB sedang buka pendaftaran," papar Fauzia.

Sebagai pemenang, Gulalibooks memperoleh fasilitas pinjaman BRI dengan subsidi bunga 0 persen.

"Manfaatnya sangat besar, mulai dari peningkatan kapasitas bisnis, perluasan jejaring, hingga akses pembiayaan yang membantu kami mengembangkan usaha," jelas Fauzia.

Kini, Gulalibooks tidak hanya hadir di pasar domestik melalui jaringan reseller, toko buku, hingga rumah baca di 16 provinsi, tetapi juga telah menggandeng distributor di Malaysia dan Singapura. Lebih dari 1.000 reseller yang mayoritas ibu rumah tangga ikut diberdayakan dengan pelatihan digital marketing, pengelolaan usaha, hingga parenting.

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan konsistensi BRI sebagai agent of development dalam mendukung UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing secara global.

"Kami percaya, UMKM Indonesia punya potensi besar untuk bersaing di kancah global, dan kami siap menjadi mitra pertumbuhan mereka," ucap Hendy.

Kisah sukses Fauzia membuktikan bahwa sinergi antara kreativitas anak muda, dukungan pemerintah, dan peran BRI mampu mencetak pengusaha tangguh yang berkontribusi nyata terhadap literasi anak dan kemajuan ekonomi bangsa.

Editor : M Firman Syah
#BRI #Buku Edukasi Anak #jawa barat #Soundbook #umkm #literasi anak #BBRI