Jakarta – Menyambut peluncuran program nasional Koperasi Merah Putih yang akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Holding BUMN Pangan ID Food memastikan kesiapan pasokan pangan strategis untuk mendukung keberhasilan program tersebut. Distribusi pangan diklaim aman, tepat waktu dan menyasar langsung kebutuhan masyarakat desa.
Dalam pernyataan resminya, Direktur Utama ID Food, Ghimoyo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian langkah antisipatif, termasuk koordinasi intensif dengan mitra logistik dan koperasi desa.
“Kami ingin memastikan semua produk pangan tiba dalam kondisi terbaik. Ini adalah komitmen kami dalam memperkuat ketahanan pangan dari desa,” ujar Ghimoyo, Minggu (20/7).
Baca Juga: Koperasi Merah Putih: Pilar Ekonomi Kerakyatan Menuju Indonesia Emas 2045
Adapun produk pangan yang disiapkan ID Food mencakup komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, serta kebutuhan lainnya. Distribusi dilakukan dengan pengawasan ketat melalui rantai pasok terintegrasi, termasuk penyediaan cold storage guna menjaga kesegaran produk.
Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif nasional yang mengedepankan distribusi pangan berbasis koperasi, dengan prinsip adil, efisien dan memberdayakan ekonomi desa. ID Food pun menjadi motor utama dalam menjamin kelancaran distribusi ke pelosok negeri.
Saat ini, ID Food telah menjalin kerja sama aktif dengan 107 dari 109 koperasi desa yang menjadi pilot project program ini. Jumlah tersebut terus bertambah seiring dengan ekspansi program di berbagai wilayah.
“Setiap produk pangan yang diterima masyarakat desa dijamin aman, bergizi dan terjangkau,” tegas Ghimoyo.
Selain memastikan ketersediaan, ID Food juga mengambil peran dalam edukasi pangan dan penguatan ekonomi lokal. Melalui pendekatan kolaboratif, sinergi antara BUMN dan desa diharapkan menjadi solusi terhadap tantangan inflasi pangan, pemerataan distribusi, serta stabilisasi harga.
Program Koperasi Merah Putih sendiri tidak hanya menjadi simbol kemajuan pangan berbasis koperasi, tetapi juga langkah nyata menuju kemandirian pangan desa sebuah visi besar yang kini dijalankan dengan semangat gotong royong dan keberlanjutan. (mel/gab/fir)
Editor : M Firman Syah