Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Penjualan Mobil Merosot, Toyota Ungkap Penyebab Utama Lesunya Pasar Otomotif

Muhammad Firman Syah • Kamis, 17 Juli 2025 | 19:09 WIB
Kinerja pasar otomotif nasional melemah sepanjang semester I 2025. Data distribusi dari wholesales menunjukkan penurunan sekitar 9 persen, dengan total penjualan hanya mencapai 374 ribu unit.
Kinerja pasar otomotif nasional melemah sepanjang semester I 2025. Data distribusi dari wholesales menunjukkan penurunan sekitar 9 persen, dengan total penjualan hanya mencapai 374 ribu unit.

Jakarta - Kinerja pasar otomotif nasional melemah sepanjang semester I 2025. Data distribusi dari pabrikan (wholesales) menunjukkan penurunan sekitar 9 persen, dengan total penjualan hanya mencapai 374 ribu unit.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily, menyebut pelemahan ini tidak hanya dipicu oleh faktor domestik, tetapi juga dipengaruhi tekanan global.

“Penurunan ini merupakan imbas dari berbagai dinamika global dan lokal. Ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global membuat konsumen menahan keputusan pembelian,” ujar Ernando, Rabu (16/7).

Ia menjelaskan, pelemahan nilai tukar rupiah turut mendorong kenaikan harga kendaraan, menambah beban daya beli masyarakat.

“Di dalam negeri, suku bunga tinggi, tekanan ekonomi, serta kondisi politik membuat masyarakat memilih menunda pembelian dan mengadopsi sikap wait and see,” tambahnya.

Meski demikian, Ernando optimistis pasar akan mulai pulih pada semester II 2025. Ia berharap sejumlah stimulus seperti pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang digelar akhir Juli dapat menggairahkan permintaan.

“Ini momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan inovasi dan kebijakan yang bisa memperkuat industri otomotif nasional,” katanya.

Berdasarkan data penjualan nasional, pada Juni 2025 penjualan mobil hanya mencapai 57.761 unit - turun 4,71 persen dibandingkan Mei yang mencatatkan 60.612 unit. Sementara jika dibandingkan Juni 2024, angka tersebut merosot 22,59 persen atau turun 16.854 unit. (mg/fir)

Editor : M Firman Syah
#penjualan #toyota #otomotif #menurun