Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

PNM Jadi Inspirasi, Malaysia Tertarik Model Pemberdayaan dari Program PNM Mekaar

Muhammad Firman Syah • Jumat, 27 Juni 2025 | 06:43 WIB

 

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyambut baik kolaborasi lintas negara ini sebagai bentuk penguatan solidaritas regional dalam isu pemberdayaan perempuan.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyambut baik kolaborasi lintas negara ini sebagai bentuk penguatan solidaritas regional dalam isu pemberdayaan perempuan.

Jakarta — Kiprah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam memberdayakan perempuan prasejahtera melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) kini menarik perhatian dunia internasional. Kali ini, PNM menerima kunjungan istimewa dari Menteri Pembangunan Wanita, Kanak-kanak, dan Kesejahteraan Komuniti Sarawak, Malaysia, Dato Sri Hajah Fatimah Abdullah, di Menara PNM, Jakarta, Rabu (25/6).

Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata pengakuan terhadap keberhasilan model pemberdayaan berbasis komunitas yang dikembangkan oleh PNM. Menteri Fatimah secara langsung menyampaikan apresiasi dan kekagumannya terhadap sistem dan pendekatan inklusif yang dijalankan PNM.

“Kami sangat kagum melihat bagaimana PNM membina sistem pemberdayaan yang terstruktur dan visioner. Tidak hanya memfokuskan pada kaum wanita, tapi juga menyentuh kesejahteraan keluarga secara menyeluruh. Bahkan dengan dashboard digital yang dimiliki, semuanya terpantau secara real time. Masyaallah, ini sangat maju,” ungkap Dato Sri Hajah Fatimah.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, delegasi Sarawak diperkenalkan pada sistem pembiayaan tanpa agunan dan mekanisme pendampingan usaha yang menjadi tulang punggung Program Mekaar. Pihak Kementerian menyatakan ketertarikan untuk mempelajari lebih dalam dan menjadikan pendekatan PNM sebagai referensi dalam merancang program serupa di Malaysia.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyambut baik kolaborasi lintas negara ini sebagai bentuk penguatan solidaritas regional dalam isu pemberdayaan perempuan.

“Pemberdayaan perempuan adalah napas dari setiap gerak langkah kami di PNM. Ketika perempuan tumbuh, maka keluarga, komunitas, hingga bangsa akan turut bangkit. Kunjungan dari Ibu Menteri tidak hanya menjadi kehormatan, tetapi juga pemantik semangat kami untuk terus memberikan kebermanfaatan,” ujar Arief.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis pertukaran gagasan dan pembelajaran lintas batas negara. Baik PNM maupun Pemerintah Sarawak sama-sama meyakini bahwa perempuan yang berdaya adalah fondasi utama kesejahteraan masyarakat.

Dengan menjunjung nilai Tumbuh, Peduli, Menginspirasi, PNM terus berkomitmen menghadirkan solusi inklusif bagi perempuan Indonesia untuk mandiri secara ekonomi dan menjadi lokomotif perubahan sosial.

Editor : M Firman Syah
#PNM untuk UMKM #PNM pemberdayaan UMKM #kolaborasi #PNM