RADAR SURABAYA – Jawa Timur menjadi provinsi penghasil tembakau terbesar di Indonesia. Jawa Timur menjadi andalan dalam produksi tembakau nasional, dimana kontribusi tembakau Jatim sebesar 57,01 persen dari total produksi secara nasional sebesar 325,25 ribu ton.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur Dydik Rudy Prasetya menuturkan, produksi tembakau di Jatim terus mengalami peningkatan sejak tiga tahun terakhir.
Jika pada tahun 2022 produksinya mencapai 97.960 ton, tahun 2023 naik menjadi 135.117 ton, kemudian tahun 2024 meningkat lagi menjadi 185.439 ton.
"Angka tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai penghasil tembakau terbesar nasional," tuturnya.
Rudy menambahkan, Jatim merupakan provinsi dengan area perkebunan tembakau terluas di Indonesia.
Menurutnya, Jatim memiliki area perkebunan tembakau seluas 88.969 hektare pada tahun 2022, naik menjadi 114.215 hektare pada tahun 2023 dan naik lagi menjadi 147.373 tahun 2024.
"Permintaan bahan baku tembakau oleh pabrik rokok dan iklim yang mendukung merupakan faktor utama kenaikan luas areal tembakau," katanya.
Lebih lanjut Rudy mengatakan tembakau merupakan salah satu komoditi perkebunan semusim yang memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi regional maupun nasional.
Menurutnya, sumbangsih perkebunan tembakau meliputi penyerapan tenaga kerja mulai dari petani, buruh industri rokok, pengrajin keranjang tembakau, distributor, jasa transportasi sampai pada jasa pekerja iklan.
“Tembakau juga berkontribusi dalam memutar roda perekonomian pembangunan nasional karena mampu memberikan sumbangan dana yang tidak sedikit dari cukai dan pajak industri pada negara, serta memberikan penghasilan bagi masyarakat," jelasnya. (mus/nur)
Editor : Nurista Purnamasari