Tangerang – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan perempuan dan anak melalui kolaborasi strategis dengan Ruang Bersama Indonesia (RBI). Kali ini, PNM menghadirkan Ruang Pintar PNM sebagai upaya nyata dalam meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak nasabah PNM Mekaar dan masyarakat sekitar, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Berlokasi di RBI Kampung Jimpitan KB2, Tangerang, ruang Pintar PNM resmi dihadirkan sebagai bentuk dukungan terhadap visi Indonesia Emas 2045 dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
Peresmian ini dilakukan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi yang turut menandatangani prasasti sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan perempuan.
“Kami menyadari bahwa tangan kami tidak cukup panjang untuk merangkul ibu-ibu di seluruh Indonesia, tangan kami tidak cukup kuat untuk memeluk anak-anak Indonesia, tetapi bersama PNM, InsyaAllah, kita bisa merangkul dan memeluk perempuan serta anak-anak Indonesia untuk lebih berdaya serta melindungi mereka,” ujar Arifah.
Menteri PPPA juga menyampaikan apresiasi atas komitmen PNM yang luar biasa untuk Ruang Bersama Indonesia.
“Kami yakin kami memiliki tujuan yang sama, yaitu menyejahterakan masyarakat di Indonesia dari sektor ekonomi yang sudah dilakukan oleh PNM,” tambahnya.
Ruang Pintar PNM menerapkan Kurikulum Belajar Seasik Bermain, sebuah metode inovatif yang menghadirkan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan. Dengan pendekatan ini, anak-anak dapat menumbuhkan minat belajar sejak dini serta membangun pondasi pengetahuan yang kuat guna menciptakan generasi unggul di masa depan.
Sementara itu, Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi menegaskan komitmen kolaborasi antara PNM dan KPPPA untuk memperluas manfaat program ini.
“Saat ini PNM memiliki 132 Ruang Pintar PNM, kami berharap Ruang Pintar PNM yang akan datang akan berkolaborasi dengan RBI yang diinisiasi oleh KPPPA. Ruang Pintar PNM ini selain digunakan untuk tempat belajar dapat digunakan juga untuk aktivitas non-pendidikan seperti kebudayaan termasuk untuk pelatihan para nasabah PNM sehingga Ruang Pintar PNM ini bermanfaat secara optimal,” ujar Arief.
PNM terus memperluas jangkauan Ruang Pintar PNM agar semakin banyak anak-anak Indonesia yang mendapatkan manfaat dari fasilitas ini. Menteri PPPA pun berharap RBI ini menjadi kerja bersama dari seluruh komponen masyarakat untuk membawa masyarakat Indonesia yang mandiri, sejahtera, dan sehat. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan generasi cerdas, mandiri, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Editor : M Firman Syah