Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dorong Enterpreneur Penyandang Disabilitas Naik Level, Kadin Jatim Gelar Workshop Videografi

Mus Purmadani • Senin, 20 Januari 2025 | 03:41 WIB
Kanan ke kiri: Muchammad Arif Ardiansyah dari  Dinsos Jatim, Ketum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto, Waketum Pemberdayaan Perempuan, Trusti Dhiani Henartiwi dan Ketua ArtO Community Dewi Mustika.
Kanan ke kiri: Muchammad Arif Ardiansyah dari Dinsos Jatim, Ketum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto, Waketum Pemberdayaan Perempuan, Trusti Dhiani Henartiwi dan Ketua ArtO Community Dewi Mustika.

RADAR SURABAYA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur memiliki komitmen terus meningkatkan skill pelaku usaha di Jawa Timur, termasuk bagi enterpreneur penyandang disabilitas yang saat ini sudah mulai berkembang.

Agar usaha mereka kian berkembang, maka Kadin Jatim bersama artO Community menggelar Workshop Videografi dan Fotografi untuk pemasaran produk di media daring atau online di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Sabtu (18/1).

Kegiatan diikuti oleh sekitar 65 orang penyandang disabilitas dari seluruh wilayah Jatim diantaranya dari Malang, Banyuwangi, Pasuruan dan Bangkalan Madura.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan bahwa penyandang disabilitas atau inklusi ini memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan keahlian dan usaha mereka menjadi lebih maju. 

Dan saat ini pemahaman penyandang disabilitas juga sudah semakin berkembang. Mereka berkeinginan untuk bersama-sama berkontribusi untuk peningkatan ekonomi nasional, khususnya Jawa Timur. Berbagai produk, mereka hasilkan dalam skala usaha mikro kecil menengah (UMKM). 

"Kami berfikir bahwa teman-teman penyandang disabilitas atau inklusi ini memiliki kesempatan dan peluang yang sama dengan kita, tinggal bagaimana kita mengartikulasikan kelebihan dan keterbatasannya. Oleh karena itu, peluang harus kita buka untuk teman-teman inklusi ini, salah satunya melalui pelatihan terkait dengan videografi," kata Adik 

Melalui pelatihan ini, Adik berharap bisa membantu penyandang disabilitas yang telah mempunyai usaha untuk bisa memasarkan produk mereka dengan mudah di platform media sosial. "Target kami mereka bisa memasarkan produknya di media sosial, di tik tok, di IG atau Facebook. Ini adalah gelombang pertama yang nantinya akan ada gelombang-gelombang berikutnya," tuturnya

Pelatihan tidak akan berhenti pada digitalisasi saja tetapi nantinya juga bisa dilanjutkan dengan pendampingan dan kurasi produk. Kurasi produk penting dilakukan untuk melihat apakah produk yang dihasilkan sudah layak di pasar ekspor, pasar moderen atau masih di level pasar tradisional. 

 "Kami akan lebih banyak mengedukasi dan saya senang sekali melihat kolaborasi antar pelaku usaha penyandang disabilitas ini sangat kuat. Ada yang mendesain, ada yang membatik, juga ada yang menjahit. Mereka berkolaborasi menghasilkan produk sangat bagus," kata Adik. (mus) 

Editor : Jay Wijayanto
#kadin jatim #penyandang disabilitas #videografer #workshop #entrepreneur #UMKM Jatim