Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dari Jual Apa Saja, Kini Bukalapak Hanya Fokus Jualan Produk Digital Mulai Pulsa, Paket Data hingga Token Listrik

Jay Wijayanto • Kamis, 9 Januari 2025 | 16:30 WIB
Ilustrasi Bukalapak.
Ilustrasi Bukalapak.

RADAR SURABAYA - PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) secara resmi mengumumkan penutupan layanan marketplace mulai Selasa (7/1). Keputusan ini berimbas pada penghentian penjualan barang elektronik, gadget, busana, peralatan rumah tangga, serta produk fisik lainnya.

Sebagai ganti, perusahaan e-commerce ini menjual produk virtual seperti pulsa prabayar, token listrik, paket data, angsuran kredit, BPJS Kesehatan, rekening PDAM, listrik, telepon dan internet, serta masih banyak lagi.

"Kami ingin menginformasikan bahwa Bukalapak akan menjalani transformasi dalam upaya untuk meningkatkan fokus pada produk virtual. Sebagai bagian dari langkah strategis ini, kami akan menghentikan operasional penjualan produk fisik di marketplace Bukalapak," tulis manajemen Bukalapak melalui situs resminya.

Manajemen menyadari bahwa perubahan ini akan berdampak pada usaha pelapak (sebutan bagi para penjual di BukaLapak), sehingga pihaknya berkomitmen untuk membuat proses transisi ini berjalan sebaik mungkin.

"Untuk itu, kami telah menyiapkan panduan dan langkah-langkah untuk membantu pelapak dalam proses transisi," sebutnya.

Bagi para pengguna, mereka masih dapat membuat pesanan untuk produk fisik hingga Kamis, 9 Februari 2025 pukul 23.59 WIB. 

Kemudian pada tanggal 1 Februari 2025, fitur penambahan produk akan dinonaktifkan. Dengan demikian, pelapak tidak akan dapat menambahkan produk baru setelah periode tersebut.

Di sisi lain, semua pesanan yang belum diproses hingga 2 Maret 2025 baik oleh penjual maupun pembeli akan dibatalkan secara otomatis oleh sistem.

Tak perlu risau, dana dari pesanan yang dibatalkan oleh sistem akan dikembalikan kepada pembeli melalui BukaDompet secara otomatis. Hal serupa berlaku untuk dana penjual.

Sementara itu, untuk kebutuhan lain seperti pencairan dana di luar dari tanggal 14 Maret 2024 dapat dilakukan via email ke Bukalapak.

Setelah layanan marketplace dihentikan, transaksi di Bukalapak akan sepenuhnya beralih ke produk virtual.

Berikut adalah daftar lengkap produknya:

1. Pulsa Prabayar
2. Paket Data
3. Token Listrik
4. Listrik Pascabayar
5. Prakerja BukaSend
6. Angsuran Kredit
7. BPJS Kesehatan
8. Air PDAM
9. Telkom
10. Pulsa Pascabayar
11. TV Kabel & Internet
12. Pajak PBB
13. Penerimaan Negara
14. Voucher Streaming
15. Bayar Denda Tilang
16. Bayar PPh Final
17. Bayar PPN
18. Bayar PPh 21
19. Bayar SBN
20. Bayar Bea
21. BPJS Ketenagakerjaan
22. BMoney Voucer Digital Emas

Bukalapak merupakan salah satu e-commerce terbesar di Indonesia yang didirikan pada tahun 2010 oleh Achmad Zaky.

Namun, perusahaan itu terus merugi sejak tiga tahun terakhir. Mulai dari tutup anak usaha, PHK karyawan besar-besaran, dan rugi hingga Rp1 triliun. Puncaknya, kini mereka menghapus layanan marketplace untuk produk fisik. (feb/jay) 

Editor : Jay Wijayanto
#e-commerce #Bukalapak #produk virtual