RADAR SURABAYA - Harga komoditas telur mengalami kenaikan namun tidak terlalu signifikan.
Jika sehari sebelumnya, harga komoditas ini mencapai Rp 24.000 per kilogramnya, namun kali ini, Jumat (20/9) Rp 25.000 per kilogram (kg).
Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga rata-rata komoditas telur di Jawa Timur adalah Rp 25.343 per kg.
Harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Banyuwangi Rp 28.600, dan harga rata-rata terendah di Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Jombang Rp24.000.
Sementara untuk harga rata-rata di pasar Surabaya antara Rp 25.000 – Rp 26.000.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono yang mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau Pasar Dukuh Kupang di Jalan Dukuh Kupang Barat Kecamatan Dukuh Pakis Surabaya, Jumat (20/9), memastikan bahwa semua harga bahan pokok yang beredar di masyarakat benar-benar stabil dan terkendali.
Menurutnya, harga telur dan cabai mengalami penurunan di Jatim.
Di Pasar Dukuh Kupang ini harga telur terpantau Rp 24.000per kg dan harga cabai rawit Rp 35.000 per kg.
Sementara harga telur ayam ras di Jatim rata-rata berkisar Rp 25.291 dan harga cabai rawit rata-rata di Jatim berada di Rp 33.369 per kg.
"Kalau harga telur di Pasar Dukuh Kupang ini ada di bawah rata-rata harga provinsi tetapi untuk harga cabai rawit di pasar ini masih di atas rata-rata harga di Jatim," jelasnya.
Sementara itu, Presiden Jokowi menyampaikan kunjungannya ke Pasar Dukuh Kupang bersama Ibu Negara bertujuan untuk memantau harga komoditas bahan pokok di pasaran. Ia mendapati harga sejumlah bahan pokok terbilang stabil.
"Ya mampir saja untuk melihat harga-harga. Saya lihat tadi baik semua ya," kata Presiden Jokowi di depan awak media.
Menurutnya, sejumlah harga komoditas bahan pangan di Pasar Dukuh Kupang terpantau aman, justru ada yang cenderung mengalami penurunan.
Seperti harga telur dan cabai rawit yang disinyalir dipengaruhi oleh besarnya pasokan.
"Tadi saya lihat telur harganya terlalu rendah untuk saya, Rp 24 ribu, kemudian cabai rawit Rp 35 ribu, saya kira tren-nya, mungkin pasokannya melimpah mungkin," katanya.
Ketua Asosiasi Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Rofi Yasifun mengatakan, harga telur ayam on farm (dari kandang) Rp 22.500 per kg.
Sedangkan Harga Pokok Produksi (HPP) Rp 23.000 per kg.
"Artinya harga on farm pada kisaran HPP, impas dengan biaya produksi. Yang efisien bisa sudah dapat profit sedikit, sedangkan yang kurang efisien bisa tidak cukup," katanya kepada Radar Surabaya.
Rofi mengaku, harga telur ayam di pasaran seharusnya pada kisaran Rp 27.000 – Rp 28.000 per kg. Menurutnya harga tersebut mendapatkan margin wajar.
"Nah kalau sekarang Rp 24. 000 – Rp 25.000 ya terlalu murah," pungkasnya. (mus/nur)
Editor : Nurista Purnamasari