Pada hari Senin, wartawan Sky Germany Florian Plettenberg melaporkan bahwa Manchester United dan West Ham United sedang menjajaki kesepakatan untuk merekrut bek kanan asal Maroko tersebut.
Menurut Plettenberg, Bayern awalnya menginginkan 30 juta Euro (Rp 528,18 miliar)untuk pemain berusia 26 tahun tersebut.
Namun, pasar untuk Mazraoui rumit, dan kini tampaknya harga sekitar 20 juta Euro (Rp 352,11 miliar) adalah yang paling pas untuk pemain timnas Maroko ini.
Dikutip dari ESPN Manchester United ingin menambah satu bek kanan lagi ke dalam skuad mereka musim panas ini, tetapi kemungkinan besar hal itu akan bergantung pada Aaron Wan-Bissaka yang meninggalkan Old Trafford.
Bek Bayern Mazraoui adalah salah satu nama yang dipertimbangkan sementara klub sebelumnya telah menaruh minat pada Jeremie Frimpong dari Bayer Leverkusen.
Sebuah sumber mengatakan kepada ESPN bahwa pemain internasional Maroko berusia 26 tahun itu akan diizinkan meninggalkan Allianz Arena jika harga yang ditetapkan Bayern terpenuhi.
United telah merekrut bek tengah berusia 18 tahun Leny Yoro dari Lille, tetapi tetap terbuka untuk penambahan pemain bertahan lebih lanjut selama bursa transfer.
Masih ada minat kepada bek tengah Bayern Munich Matthijs de Ligt, meskipun klub Jerman itu menuntut biaya lebih dari 42 juta pounds (Rp 878,89 miliar).
Manchester United akan mempertimbangkan tawaran untuk Wan-Bissaka, yang telah menjadi incaran Galatasaray dan West Ham United, dan berharap dapat mengembalikan biaya sekitar 20 juta pounds (Rp 418,58 miliar).
Pemain berusia 26 tahun itu masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya di Old Trafford.
Wan-Bissaka kemungkinan akan menjadi bagian dari skuad United yang akan bertandang ke Los Angeles pada hari Rabu untuk memulai tur pramusim mereka dengan pertandingan melawan Arsenal dan Real Betis.
Sementara di tengah persiapan pra musim di Amerika Serikat, Manchester United akan mengurangi jumlah staf ke AS, mereka juga berencana di memangkas sekitar 250 pekerjaan.
Sejumlah staf karyawan Manchester United telah diberi tahu bahwa pekerjaan mereka terancam telah dikeluarkan dari tur dengan upaya pemotongan biaya, yang dipimpin oleh pemilik bersama baru Sir Jim Ratcliffe dan tim INEOS-nya.
Sementara itu manajemen Manchester United menolak berkomentar ketika ditanya tentang pengurangan staf karyawan mereka.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan