SURABAYA – Kinerja positif ditunjukkan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) terkait pembebasan lahan proyek untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Pembangunan tersebut berupa pengadaan tanah Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran-Pedan Sirkuit 2 Section 2 (Ampel Pedan) di Boyolali, Jawa Tengah.
Guna memperlancar pembangunan, Sabtu (22/6), PLN UIP JBTB telah berkoordinasi intensif dengan Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Boyolali, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Boyolali, dan Desa Ngargosari.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP JBTB, Eko Rahmiko menyampaikan bahwa untuk pengadaan tanah SUTET 500 kV Ungaran-Pedan Sirkuit 2 Section 2 (Ampel Pedan) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah yang berlokasi di tanah Desa Ngargosari, Kecamatan Ampel telah mencapai progress 100 persen per 22 Mei 2024.
“Berkat koordinasi dan sinergitas yang baik dengan semua pihak maka semua tahapan pengadaan tanah untuk bidang tanah di Desa Ngargosari telah selesai dilakukan. Mulai dari pengukuran, peta bidang tanah, inventarisasi, dan indentifikasi (data yuridis dan data fisik), pengumuman, penilaian bidang tanah, musyawarah, kesepakatan ganti rugi hingga proses ganti rugi,” papar Eko.
Diharapkan, lanjut Eko, dengan keberhasilan ini maka dapat memberikan pengaruh positif untuk progress pengadaan tanah untuk bidang tanah lainnya di desa-desa yang menjadi rute SUTET 500 kV Ungaran-Pedan Sirkuit 2 Section 2 (Ampel Pedan).
“Hal ini juga demi mendukung berhasilnya pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Pulau Jawa dan Bali yang nantinya bertujuan untuk realisasi peningkatan keandalan kelistrikan yang membawa dampak positif bagi masyarakat luas,” tutup Eko. (*/jay)
Editor : Jay Wijayanto