Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mitra Binaan TJSL PLN UIP JBTB Raih 2 Penghargaan Gold dan Silver Pada Ajang CSR dan PDB Awards 2024

Nurul Afiah • Senin, 13 Mei 2024 | 21:55 WIB

 

INOVATIF: Mitra binaan TJSL PLN UIP JBTB saat berhasil meraih dua penghargaan pada ajang CSR dan PDB Awards 2024, Selasa (7/5).
INOVATIF: Mitra binaan TJSL PLN UIP JBTB saat berhasil meraih dua penghargaan pada ajang CSR dan PDB Awards 2024, Selasa (7/5).

JAKARTA – Pada ajang Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2024 yang digelar oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (PLN UIP JBTB) berhasil meraih dua penghargaan bergengsi yakni untuk kategori gold dan kategori silver.

Untuk kategori gold (pendidikan) diraih oleh mitra binaan Kampoeng Batara Papring di Banyuwangi dengan judul program PT PLN (Persero) - Pendidikan Bersinar Kampung Batara Papring.

Sedang untuk kategori silver (UMK) diraih oleh Kampus Kopi Banyuanyar di Boyolali dengan judul program PT PLN (Persero) - Desa Wisata Kampus Kopi Banyuanyar.

Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Prof. Halim Iskandar.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. K.H Ma’ruf Amin mengatakan acara yang digelar bekerja sama dengan Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) ini bertujuan untuk mengapresiasi perusahaan maupun perseorangan yang terus berkomitmen dalam program CSR dan terus membantu pemerintah untuk memajukan kesejahteraan masyarakat desa.

“Selain bertumpu pada penyaluran dana desa, BUMDes juga membutuhkan program CSR oleh BUMN dan perusahaan swasta dalam upayanya memperkuat sumber daya pembangunan desa berkelanjutan,” tegas Ma’ruf.

Sementara itu, General Manager PLN UIP JBTB, Anang Yahmadi mengungkapkan apresiasinya kepada dua program binaannya ini.

“Sinergitas tinggi antara PLN dan stakeholder dengan memperhatikan dan membantu masyarakat di sekitar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya dirasakan melalui program kelistrikan. Namun juga sumbangsih melalui program TJSL yang dikenal dengan nama program PLN Peduli. Dan hal ini tentunya menunjukkan keberhasilan nilai dari transformasi PLN,” jelasnya.

Anang menambahkan dengan bantuan dari berbagai pihak, mitra binaan PLN UIP JBTB mampu meraih penghargaan bergengsi tersebut.

“Berkat usaha bersama, baik pihak pemerintah setempat, dinas terkait seperti dinas pendidikan dan lainnya, LPMK, local hero, dan seluruh komunitas yang memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan potensi komunitas selama tiga tahun, dua program ini berjalan,” tambahnya.

Seperti diketahui, Pendidikan Bersinar Kampung Batara Papring meraih penghargaan Gold untuk kategori Pendidikan.

Hal ini menunjukkan bahwa PLN bersama Sekolah Adat Kampung Batara Papring memiliki tujuan agar generasi emas bisa mengenal kampungnya melalui pendidikan. Yakni kemampuan membaca untuk para warga dan generasi muda yang buta huruf.

Program TJSL PLN Peduli Bersama Kampung Batara Papring mempunyai program bantuan utama. Di antaranya pendidikan dan kerajinan (bambu dan kayu).

Bahkan program ini turut andil dalam keberhasilan pengentasan buta huruf yang dibuktikan dengan keluarnya 100 SUKMA (Surat Keterangan Melek Aksara) oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, sertifikat bahasa Inggris, pembangunan rumah budaya, rumah cerdas, rumah digital (videografi, pembuatan film dokumenter), pemberian sarana dan prasarana belajar seperti komputer yang digunakan untuk ujian para siswa, pelatihan kerajinan bambu, serta pemberian alat produksi kerajinan kayu

Sementara itu, Desa Wisata Kampus Kopi Banyuanyar yang meraih penghargaan silver untuk kategori UMK menunjukkan bahwa PLN bersama BUMDes Banyuanyar memiliki tujuan mewujudkan Desa Banyuanyar sebagai Desa Wisata Kampung Kopi Susu sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa Banyuanyar Tahun 2019-2025.

Setelah mendapat bantuan dari PLN, terdapat banyak peningkatan pada UMK Kampus Kopi Susu Banyuanyar. Yakni meningkatnya keterampilan masyarakat dengan munculnya 9 UMK baru yaitu UMK Kuliner, Produk Madu dan Susu, Kebun Kopi, Kopi Barista, Keju dan Kopi Klasik, Kampung Homestay, Biofarmaka, Jahe, dan Ekraft.

Selain itu, munculnya PIRT dan sertifikat halal Nomor ID33110002856930423 untuk produk Madu, pendaftaran 3 merek dagang yaitu Kampus Kopi Banyuanyar, Omay Susu Cowboy, OVeJe Omah Varian Jahe lalu pemberian sarana dan peningkatan skill SDM BUMDes di bidang fotografi dan videografi, serta terakhir tersedianya sarana dan prasarana penunjang yang memadai dalam pengembangan desa wisata kopi susu.

Keberhasilan lain dari binaan program PLN Peduli ini adalah Desa Wisata Kampung Kopi Susu mengalami kenaikan jumlah pengunjung 30 kali lebih banyak sebelum mendapatkan bantuan program TJSL PLN. (*/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#kemendes pdt #Pengembangan Desa Berkelanjutan #corporate social responsibility (csr) #PLN UIP JBTB