RADAR SURABAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat pada tingkat penggilingan harga beras untuk semua kualitas pada bulan Maret mengalami penurunan dibanding Februari.
Harga beras kualitas premium turun sebesar 5,28 persen, dan medium turun 4,48 persen.
Sementara harga beras kualitas rendah turun sebesar 3,75 persen.
"Pada tingkat petani harga gabah dengan kualitas gabah kering panen (GKP) pada bulan Maret 2024 turun sebesar 15,09 persen dibanding Februari 2024, demikian juga dengan harga gabah kualitas gabah kering giling (GKG) juga mengalami penurunan sebesar 11,70 persen," ujar Kepala BPS Jatim Zulkipli, Rabu (3/4).
Zulkipli mengatakan harga GKP Februari Rp 7.688, kemudian Maret turun jadi Rp 6.528. Kemudian harga GKG Februari Rp 8.989 dan Maret turun Rp 7.938.
"Nilai Tukar Petani (NTP) di bulan Maret 2024 turun sebesar 4,70 persen dibandingkan bulan Februari 2024. Hal ini disebabkan oleh penurunan subsektor tanaman pangan sebesar 8,46 persen dan subsektor hortikultura yang turun sebesar 1,41 persen," katanya.
Sementara itu lanjut Zulkipli, subsektor lainnya mengalami kenaikan.
Di antaranya subsektor peternakan 2,02 persen, subsektor perikanan sebesar 1,29 persen dan subsektor tanaman perkebunan rakyat naik sebesar 0,36 persen.
Ia mengatakan, 10 komoditas utama yang memiliki andil terbesar terhadap kenaikan indeks harga yang diterima petani bulan Maret 2024 adalah telur ayam ras, ayam ras pedaging, bawang merah, tebu, tomat, ketela rambat, kopi, buncis, ketela pohon, dan semangka.
Sedangkan 10 komoditas utama yang memiliki andil terbesar terhadap penurunan indeks harga yang diterima petani adalah gabah, jagung, cabai rawit, kentang, cabai merah, wortel, ketimun, bandeng payau, durian, dan cabai hijau.
Kemudian 10 komoditas utama yang memiliki andil terbesar terhadap kenaikan indeks harga yang dibayar petani adalah telur ayam ras, daging ayam ras, beras, semangka, bawang putih, buncis, gula pasir, tongkol, kacang panjang, dan minyak goreng.
Sedangkan 10 komoditas utama yang memiliki andil terbesar terhadap penurunan indeks harga yang dibayar petani bulan Maret 2024 adalah jagung pipilan, cabai merah, ketimun, kentang, cabai rawit, bekatul, bibit sapi (umur 2 bulan - 12 bulan), tempe kedelai, bibit kentang, dan beras jagung. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa