RADAR SURABAYA - Antusiasme masyarakat untuk menukarkan uang pecahan yang disediakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Timur dengan layanan kas keliling, sangat tinggi.
Terbukti kegiatan yang baru dibuka pukul 09.00 -12.00 di halaman komplek masjid Sunan Ampel, Kamis (28/3) ini dipadati ratusan peserta yang ingin menukarkan uangnya dengan yang baru.
Lutfiyah misalnya, warga Krian Sidoarjo ini rela berangkat pagi ke Masjid Ampel untuk penukaran uang pecahan baru.
"Nggak sia-sia sih, dan nggak harus antre lama. Saya sudah daftar melalui laman Pintar BI. Setelah datang ke layanan kas keliling saya didata kemudian nunggu antrean. Jadi satu paket nilainya Rp 4 juta. Saya ambil satu paket," katanya.
Hal yang sama juga dikatakan Fenty warga Ngagel Surabaya. Meski baru pertama kali ini, ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
"Nggak sulit sih daftarnya, sama kayak kita check out barang belanja online. Saya daftar tanggal 26 maret. Tahun-tahun sebelumnya saya antre di bank-bank terdekat. Ini baru nyobain dan ternyata lebih simpel," ujarnya.
Pelaksana Administrasi Perkasan KPwBI Jawa Timur Adam Satrio mengatakan, dalam layanan kas keliling kali ini disiapkan sekitar Rp 800 juta.
Menurutnya ada sebanyak 200 pendaftar yang menukar uang pecahan baru.
"Nah masing-masing peserta mendapatkan kuota maksimal satu paket yang totalnya Rp 4 juta. Dan rata-rata semua ambil paket. Pecahan yang disediakan Rp 50.000 = Rp 1 Juta, Rp 20.000 = Rp 1 Juta, Rp 10.000 = Rp 1 Juta, Rp 5.000 = Rp 500 ribu, Rp 2.000 = Rp 400 ribu, dan Rp 1.000 = Rp 100 ribu," terangnya.
Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Agus Susanto Pratomo mengatakan, ini merupakan rangkaian kegiatan Semarak Rupiah Ramadan & Berkah Idul Fitri (Serambi) 2024.
Kegiatan ini menjadi momentum emas bagi Bank Indonesia untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk memiliki uang yang baru.
"Pemilihan kawasan religi ini merupakan rutin tiap tahun," katanya.
Diketahui KPwBI Jawa Timur menyiapkan uang kartal sebanyak Rp 23,2 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada momen Ramadan dan Lebaran Idul Fitri tahun ini.
Realisasi uang yang dibutuhkan masyarakat di Jatim untuk Lebaran pada tahun lalu adalah Rp 22,3 triliun.
Tahun ini ditingkatkan sedikit 4 persen menjadi Rp 23,2 triliun.
Jumlah uang yang disiapkan tahun ini sudah dihitung berdasarkan koordinasi dengan seluruh perbankan di Jatim.
Jumlah itu pun akan memadai kebutuhan masyarakat yang akan mendapatkan layanan penukaran di 500 titik di Jatim.
Dari pantauan Radar Surabaya di lokasi, penukaran pecahan uang baru ini tidak hanya dipadati warga yang sudah mendaftar melalui online. Namun juga warga yang ada di lokasi halaman Masjid Ampel. (mus/nur)
Editor : Nurista Purnamasari