Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Cabai Rawit dan Cabai Merah Menjadi Penyumbang Utama Inflasi Bulan November

Mus Purmadani • Minggu, 3 Desember 2023 | 01:42 WIB
MAHAL: Harga cabai rawit maupun cabai merah yang merangkak naik sejak awal November menjadi penyebab utama inflasi. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
MAHAL: Harga cabai rawit maupun cabai merah yang merangkak naik sejak awal November menjadi penyebab utama inflasi. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat pada November, terjadi inflasi bulanan (month to month) sebesar 0,31 persen. Angka itu lebih tinggi dibanding inflasi bulan sebelumnya (Oktober) yang sebesar 0,27 persen.

Namun sedikit lebih rendah dibanding inflasi bulan yang sama tahun sebelumnya (November 2022) yang sebesar 0,32 persen.

"Secara tahunan (year on year), inflasi November 2023 sebesar 3,24 persen, sedikit mengalami penurunan dari inflasi Oktober 2023 sebesar 3,25 persen. Adapun menurut tahun kalender (year to date) inflasi November 2023 adalah 2,63 persen, meningkat dibanding inflasi September 2023 sebesar 2,31 persen," ujar Kepala BPS Jatim Zulkipli, Jumat (1/12).

Ia menambahkan penyumbang utama inflasi menurut kelompok pengeluaran pada inflasi bulan November secara inflasi bulanan (month to month), inflasi tahun kalender (year to date), maupun inflasi tahunan (year on year) adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Komoditas utama penyumbang inflasi bulanan November adalah cabai rawit dan cabai merah.

"Beras masih masuk dalam 10 komoditas utama penyumbang inflasi pada inflasi gabungan dan pada 5 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jawa Timur. Sedangkan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada bulan November 2023 menjadi komoditas dengan andil tertinggi terhadap deflasi," jelasnya.

Zulkipli mengatakan bulan November, komoditas beras masih mengalami inflasi yaitu sebesar 0,21 persen dengan andil sebesar 0,01 persen. Ia menambahkan inflasi komoditas beras tahun kalender November mencapai 20,27 persen dengan andil sebesar 0,8175 persen.

"Komoditas beras masuk sebagai 10 besar komoditas penyumbang inflasi pada 5 kota IHK yaitu Jember, Banyuwangi, Kediri, Probolinggo, dan Madiun," jelasnya.

Lebih lanjut, Zulkipli mengatakan berdasarkan historis tingkat inflasi 2019- 2023, pada November selalu terjadi inflasi dengan tingkat inflasi berkisar antara 0,15 hingga 0,35 persen.

Komoditas utama penyebab inflasi secara umum adalah komoditas pangan. "Selain itu pada beberapa tahun juga terlihat kontribusi dari komoditas transportasi dan emas perhiasan," ujarnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Inflasi #november #cabai rawit #penyumbang utama #cabai merah