Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Hadapi Persaingan Industri Kosmetik Yang Kian Ketat, Viva Cosmetics Lakukan Startegi Ini

Andy Satria • Minggu, 19 November 2023 | 00:17 WIB
INOVATIF: Direktur Distribusi Viva Cosmetics Indonesia Timur, Yusuf Wihartoc menjelaskan mengenai inovasi yang dilakukan perusahaannya untuk bersaing ketat dengan kompetitor. (ANDY S/RADAR SURABAYA)
INOVATIF: Direktur Distribusi Viva Cosmetics Indonesia Timur, Yusuf Wihartoc menjelaskan mengenai inovasi yang dilakukan perusahaannya untuk bersaing ketat dengan kompetitor. (ANDY S/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Industri kosmetik dalam negeri tahun ini menunjukkan tren pasar yang positif. Membaiknya daya beli masyarakat berpengaruh besar terhadap belanja konsumen terhadap produk sekunder tersebut.

Salah satu brand kosmetik yang juga merasakan tren positif permintaan pasar domestik itu adalah Viva Cosmetics.

Direktur Distribusi Viva Cosmetics Indonesia Timur, Yusuf Wiharto mengatakan, sejak pemerintah mengumumkan pandemic Covid-19 berakhir, permintaan kosmetik terus mengalami pertumbuhan.

“Kabar baiknya, pertumbuhan itu terjadi, baik di kosmetik dekoratif maupun skincare,” ungkap Yusuf di sela Rakernas PT Vitapharm, pemegang merk Viva Cosmetics, di Surabaya, Jumat (17/11).

Mengutip data Kementerian Perindustrian, Yusuf mengatakan selama semester 1/2023 pertumbuhan industri kosmetik dan kesehatan mengaami peningkatan sebesar 5 persen.
Angka tersebut diperkirakan akan menyentuh 9 persen pada
2026 nanti.

Viva Cosmetics sendiri, lanjut Yusuf, tahun ini juga mengalami pertumbuhan single digit.

Diharapkan tahun depan pertumbuhan itu terus membaik angkanya. “Harapan kita penyerapan pasar bisa tumbuh antara 5-7 persen,” sambungnya.

Diakui Yusuf jika tahun depan menjadi momen yang sulit bagi semua industri dalam negeri, termasuk kosmetik.

Mengingat tahun 2024 banyak momen politik, seperti pemilihan presiden dan wakil presiden, legislatif hingga kepada daerah.

“Kalau semua urusan itu (politik, Red) berjalan aman dan lancar, kami optimitis pasar akan baik,” ujar Yusuf.

Pjs Direktur PT Vitapharm, Hermin Harsono menambahkan, tahun depan banyak momen yang membuat industri kosmetik harus lebih berhati-hati.

Selain situasi politik, juga karena persaingan industri kosmetik yang makin ketat. “Banyak merk baru maupun maklon-maklon yang bermunculan,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, Viva Cosmetics sudah memiliki strateginya.

Inovasi dan digitalisasi market menjadi dua strategi utama yang mereka gencarkan di 2024. “Inovasi menjadi salah satu kunci bahwa kami masih diterima pasar dengan baik. Kami harus tahu sekaligus paham apa yang diinginkan pasar,” kata Hermin. (sam/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#industri kosmetik #Viva Cosmetics #persaingan industri #berita radar surabaya terbaru #Radar Surabaya