Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Garap Segmen Muda Mapan, Lenmarc Mall Rebranding Menjadi Fairway Nine Mall

Jay Wijayanto • Kamis, 16 November 2023 | 23:03 WIB
REBRANDING: Dari kanan: Lenna Sumampow, Brasada Chandra dan Rezaherman Surjaningrat menjelaskan strategi rebranding Lenmarc Mall menjadi FairwayNine Mall berdampak positif terhadap kinerja ke depan.
REBRANDING: Dari kanan: Lenna Sumampow, Brasada Chandra dan Rezaherman Surjaningrat menjelaskan strategi rebranding Lenmarc Mall menjadi FairwayNine Mall berdampak positif terhadap kinerja ke depan.

SURABAYA - Untuk meningkatkan kinerjanya ke depan, PT Bukit Darmo Property Tbk kembali melakukan langkah strategis. Kali ini perusahaan dengan kode perdagangan BKDP ini akan melakukan rebranding Lenmarc Mall menjadi Fairway Nine dan menyelesaikan pembangunan tiga lantai untuk kawasan kuliner.

Menurut Lenna Sumampow, Direktur PT Bukit Darmo Property Tbk, rebranding dilakukan untuk menyesuaikan target market yang ingin digarap yakni kalangan muda middle up. Selain itu juga untuk menyesuaikan dengan lokasinya yang persis di hole 13 lapangan Bukit Darmo Golf.

“Dan angka Sembilan itu kami berharap akan membawa keberuntungan,” ujar Lenna Sumapow saat public expose, Kamis (16/11).

Dia yakin rebranding ini akan membawa angin segar kinerja kedepan. Sebab pihaknya juga melakukan perombakan besar-besar di ground floor, lower floor, lantai 2 dan 3 baik desain, layout maupun lainnya sehingga tampilannya akan lebih kekinian sesuai dengan style anak muda.

Selain digunakan untuk mall, ketiga lantai ini digunakan untuk food and beverage. Bahkan food & beverage baik inddor maupun outdoor akan mendominasi dalam Fairway Nine Mall nanti. Sekitar 60-70 persen akan dipakai untuk food & beverage dan sisanya untuk retail dan fashion.

Bukan hanya itu, untuk memperkuat segmen anak muda kalangan middle up, pihaknya juga melakukan kolaborasi dengan Universitas Petra dimana prodi bisnis akan berkampus disini. Dengan luas 1.500 meter persegi, mulai tahun depan perkuliahan prodi bisnis Universitas Petra akan dimulai di Fairway Nine.

Dia optimis dengan strategi rebranding ini kinerja kedepan akan semakin baik. Apalagi nanti akan banyak masuk tenant baru baik dari Surabaya maupun Jakarta seperti Market City, Excelso, Cork&Screw, Mille Billiard, Osteria Gia, TimeZone, Teazzi, KiddyCuts, Zuma dan banyak lagi lainnya. Konsep yang ditawarkan menjadi satu-satunya di Surabaya bahwa semua tenant akan menghadap lapangan golf.

“Kami harapkan saat soft opening April 2024 nanti, okupansi sudah 70 persen dan 40 persennya merupakan tenant baru. Saat grand opening Desember 2024, sudah 95 persen okupansinya. Fairway Nine Mall akan menjadi destinasi belanja dan lifestyle baru di Surabaya Barat,” tambah Lena.

Brasada Chandra, Direktur BKDP menambahkan, pihaknya juga akan menyelesaikan Pembangunan hotel Hyatt Centric. Pihaknya memang sengaja memilih hotel Bintang lima untuk menyesuaikan target market yang dibidik yakni kalangan bisnis dan profesional mapan.

Untuk itu, pembangunan hotel yang diperkirakan menelan dana investasi sekitar Rp 600 miliar ini akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2025. Secara fisik bangunan sudah selesai. Namun ada beberapa yang harus dirombak menyesuaikan standard Hyatt Centric.

Bahkan kamar yang semula sebanyak 250 unit kini dikepras menjadi 209 kamar. Sebab ukuran kamarnya juga berubah. Kalau semula paling kecil 30 m2, sekarang menjadi 40 m2 untuk standard room. Sedangkan untuk president suite luasnya 90 m2.

Baca juga: Pamerkan Bagian Sensitif Tubuh di MiChat, ‘Nikita Mirzani’ Diadili di PN Surabaya

“Dengan adanya hotel Bintang lima kini semakin lengkap sebagai mix-used. Sudah ada hotel, mall, office dan apartemen. Dengan begitu kami lebih siap untuk berkompetisi. Bahkan nanti pengunjung hotel yang ingin main golf bisa langsung starter dari hole 13 yang ada di depan hotel,” kata Brasada.

Terkait kinerja perseroan, dia mengaku sampai 30 September 2023 BKDP masih mengalami kerugian 20,6 miliar turun dari tahun lalu periode sama yakni Rp 27,1 miliar.

Hal ini karena selama masa renovasi mall, ada beberapa tenant yang meminta keringanan sehingga hal ini berimbas pada pendapatan perseroan yang turun dari Rp 26,7 miliar tahun lalu menjadi Rp 25,5 miliar tahun ini per 30 September 2023.

“Namun kami yakin dengan strategi yang kami lakukan baik jangka pendek maupun jangka panjang, kedepan kinerjanya akan semakin bagus. Apalagi nanti kalau FairwayNine mall konsep baru dan Hyatt Centric hotel sudah buka maka akan menambah revenue,” pungkas Brasada. (fix)

Editor : Jay Wijayanto
#Bukit Darmo Property #lenmarc mall #fairway nine mall