Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BPS: Telur Ayam dan Bawang Merah Dorong Inflasi di Jatim pada Mei

Administrator • Rabu, 7 Juni 2023 | 19:12 WIB
HARGA MELAMBUNG: Telur ayam ras menjadi salah satu biang kerok utama infalsi Jatim bulan Mei. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
HARGA MELAMBUNG: Telur ayam ras menjadi salah satu biang kerok utama infalsi Jatim bulan Mei. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat pada Mei 2023 Jatim mengalami inflasi bulanan sebesar 0,18 persen yang salah satunya disumbang oleh kenaikan sejumlah bahan pangan, terutama bawang merah dan telur ayam ras.

"Secara year to date (Mei 2023 terhadap Desember 2022), Jatim sudah mengalami inflasi sebesar 1,35 persen, dan secara tahunan (Mei 2023 terhadap Mei 2022) Jatim mengalami inflasi 5,02 persen," ujar Fungsional Statistik Ahli Madya BPS Jawa Timur Umar Sjaifudin, Senin (5/6).

Umar mengatakan, seluruh kota di Jatim menghitung indeks harga konsumen, semuanya mengalami inflasi pada Mei lalu. Inflasi tertinggi terjadi di Sumenep 0,66 persen, dan terendah di Madiun 0,07 persen. Sedangkan di Surabaya sendiri inflasi sebesar 0,14 persen.

Sejumlah komoditas yang menyumbang inflasi Jatim pada Mei 2023 atau mengalami kenaikan harga pasar di antaranya, yakni telur ayam mengalami peningkatan harga hingga 5,6 persen, disusul bawang merah naik 9,75 persen, bawang putih 6,92 persen, rokok kretek filter 1 persen, daging ayam ras naik 1,12 persen, upah asisten rumah tangga 0,71 persen, anggur 6,76 persen, jus buah siap minum 1,51 persen, obat dengan resep 1,35 persen, dan bakso siap santap 1,60 persen.

Sementara komoditas yang menyumbang deflasi atau yang mengalami penurunan harga pasar di antaranya cabai rawit turun -8,14 persen, susu cair kemasan -6,36 persen, beras -0,20 persen, melon -6,52 persen, cabai merah -5,34 persen, apel -2,88 persen, jeruk -2,07 persen, daging sapi -0,46 persen, daging sapi -0,46 persen, air kemasan 0,51 persen dan angkutan antar kota 1,92 persen.

Pada bulan Mei 2023 memang terjadi fenomena kenaikan harga telur ayam ras yang disebabkan karena produksi yang menurun dan karena kenaikan harga pakan. Sementara komoditas bawang merah dan bawang putih kenaikan harganya karena pengaruh kenaikan harga saat lebaran mengingat stoknya menipis.

"Untuk komoditas rokok kretek filter, terjadi kenaikan harga karena dampak kebijakan penetapan kenaikan tarif cukai rokok sebesar 10 persen, per 1 Januari 2023 yang berdampak gradual terhadap harga rokok," jelasnya.

Kemudian, pasca Hari Raya Idulfitri itu juga banyak permintaan pada beberapa komoditas karena mulai banyak perayaan lainnya. "Selain itu sejak Mei juga curah hujan rendah terjadi di sebagian besar wilayah yang berpotensi menggangu produksi komoditas hortikultura," pungkasnya. (mus/nur) Editor : Administrator
#BPS Jatim #bawang merah #Telur Ayam #Inflasi Mei 2023 #Dorong Inflasi Jatim